Maluku Terkini
Berhasil Ditingkat Kota, 318 Siswa Maluku Bersaing di Ajang OSI Tingkat Provinsi
Ajang bergengsi ini telah masuk pada tahapan lanjut di tingkat Provinsi, diikuti siswa-siswi dari jenjang TK, SD, dan SMP, yang berlangsung di Sekolah
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 318 siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Provinsi Maluku mengikuti lanjutan kompetisi Olimpiade Omni Sains Indonesia (OSI) 2024-2025, Sabtu (22/2/2025).
Ajang bergengsi tingkat Provinsi ini berlangsung di Sekolah Dian Harapan, Kota Ambon.
Pimpinan Yayasan Pendidikan OMNI Indonesia, Edwin Teguh N, menjelaskan, tahapan Olimpiade diantaranya mulai dari penyisihan kota yang telah berlangsung dari Agustus hingga Desember 2024.
Selanjutnya tahapan Final Provinsi yang berlangsung sejak Januari hingga Februari 2025, dan grand final nasional pada Mei hingga Juni 2025.
“Ini kelanjutan dari tingkat kota yang lolos sejak Agustus hingga Desember 2024 lalu. Di Maluku yang lolos sebanyak 318 orang ke tingkat Provinsi,” ungkap Pimpinan Yayasan Pendidikan OMNI Indonesia saat dikonfirmasi TribunAmbon.com lewat pesan WhatsApp.
Untuk penilaian, sebelumnya di tahapan penyisian kota 70, sementara untuk melaju ke tingkat nasional peserta harus memperoleh nilai minimal 75.
Baca juga: Pembalap Muda Bandung, Lutfi Bocil Unjuk Gigi di Nusa Apono Road Race Championship 2025
Baca juga: Penjual Sagu di Masohi Maluku Tengah Keluhkan Sepi Pembeli
Pada tingkat final, Edwin menjelaskan bahwa penghargaan akan diberikan berdasarkan perolehan nilai peserta dengan kriteria sebagai berikut:
- Medali Emas: lebih dari 95-100
- Medali Perak: 85-94
- Medali Perunggu: 75-84
Tak hanya itu, untuk mengapresiasi pencapaian para siswa, pihak Omni Sendiri memberikan reward kepada siswa siswi yang memiliki kompetisi yang baik untuk melakukan trip ke berbagai Negara.
“Ada Reward juga untuk beberapa peserta terbaik yang nantinya akan dilakukan trip ke berbagai negara yang telah ditentukan," ungkapnya.
Edwin berharap, ajang ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk menguji kemampuan akademik, tetapi juga menambah pengalaman mereka dalam kompetisi.
"Ini adalah kegiatan pertama secara nasional yang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia termaksud Maluku. kompetisi ini ditujukan bagi tingkat TK, SD, dan SMP. Dalam kompetisi seperti ini, semoga adik-adik kita dapat terdorong dalam mengasah kemampuan akademiknya," harap Pimpinan Yayasan Pendidikan OMNI Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, pada Sabtu 2 November 2024 lalu, sebanyak 600 siswa Maluku mengikuti kompetisi babak pengisi kota.
Kegiatan ini merupakan kali pertama yang diadakan secara nasional di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Maluku.
Dengan sejumlah mata pelajaran (mapel) yang dilombakan, meliputi pelajaran berhitung untuk TK serta mapel matematika, sains dan bahasa Inggris bagi jenjang SD dan SMP. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/OLIMPIADE-Dian.jpg)