Cuaca Ekstrem, Atap Rumah Warga di Kota Tual Terbang Diterjang Angin
Atap rumah salah seorang warga di Komplek Bugis Makasar, Desa Fiditan Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual copot diterbangkan angin Senin (3/2).
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
TUAL, TRIBUNAMBON.COM - Dampak cuaca ekstrem yang melanda Kota Tual, Provinsi Maluku, sejak Jumat 31 Januari 2025 lalu mulai dirasakan oleh masyarakat.
Atap rumah salah seorang warga di Komplek Bugis Makasar, Desa Fiditan Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual copot diterbangkan angin.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tual, Ahmad Rahayaan mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 13.01 WIT Senin (3/2/2025).
"Akibat cuaca ekstrem angin kencang, disertai hujan dengan intensitas lebat mengakibatkan atap dan bumbungan rumah terbang dan jatuh ke tanah," ucapnya, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp, Senin.
Baca juga: Jembatan di Dusun Laala Seram Bagian Barat Ambruk, Akses Jalan Huamual – Piru Lumpuh Total
Baca juga: Speedboat Basarnas Ternate Meledak di Perairan Gita Maluku saat Cari Nelayan Hanyut,3 Tewas,1 Hilang
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini.
"Untuk saat ini BPBD telah berkoordinasi dengan pihak PLN dan Telkomsel agar segara memperbaiki kabel dan jaringan yang rusak juga untuk pemadaman listrik sementara," imbuhnya.
Dirinya juga berharap agar masyarakat dapat berhati-hati tidak berada di bawah pohon besar saat hujan lebat.
"Kami menghimbau masyarakat untuk tidak berada dibawah atau disekitar pohon besar saat hujan lebat disertai angin kencang," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/atap-rumah-warga-tual-terbang.jpg)