Penemuan Mayat di Sorong
Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Kesya Lestaluhu, Periksa Saksi hingga CCTV
Polresta Sorong Kota hingga saat ini masih memburu pelaku pembunuhan Kesya Lestaluhu di Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
TRIBUNAMBON.COM -- Polresta Sorong Kota hingga saat ini masih memburu pelaku pembunuhan Kesya Lestaluhu di Pantai Saoka, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (13/1/2025).
Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Happy Perdana Yudianto mengaku, sejumlah saksi telah diperiksa oleh penyidik demi mengungkap kasus ini.
"Kami belum bisa mengarah langsung ke pelaku, tapi hanya mau memastikan pelaku yang bunuh disertai bukti," ujar Happy kepada awak media di Polresta Sorong Kota.
Penyidik masih mendalami terkait dugaan pelaku pembunuh Kesya Irena Yola Lestaluhu yang mengarah ke oknum aparat atau bukan.
Pihaknya juga masih menunggu hasil visum dokter terkait luka tusuk di tubuh Kesya Irena Yola Lestaluhu.
"Kalau keterlibatan sih saya belum arah ke sana (pelaku), sebab kami masih fokus periksa saksi," katanya.
Ia menyatakan, setelah pemeriksaan pihaknya akan paparkan kontruksi hingga fakta terkait kasus di pantai Saoka itu.
Selain itu, pihaknya juga telah amankan beberapa barang bukti mulai pakaian, visum hingga CCTV di lokasi.
"Saya tidak mau berandai-andai dalam kasus ini, kami tetap profesional saja kalau ada tindak pidana pasti ada pelakunya tunggu saja," benernya.
Suara Aktivis Perempuan Papua
Aktivis perempuan Papua mendesak jajaran Polresta Sorong Kota segera mengungkapkan pelaku pembunuhan wanita di Pantai Saoka, Kota Sorong.
Diketahui, mayat wanita tanpa busana yang ditemukan di Pantai Saoka, Kota Sorong, bernama lengkap Kesya Irena Yola Lestaluhu usia 20 tahun.
Aktivis perempuan Papua Lea Hendrika Klasjo mengatakan, perbuatan pelaku terhadap Kesya Irena Yola Lestaluhu sudah lebih dari batas kemanusiaan.
"Mau siapa pelakunya (anggota) polisi harus buka jangan tutupi pembunuh wanita di Saoka," ujar Lea kepada TribunSorong.com, Senin (13/1/2025).
Ia menyangka, korban Kesya Irena Yola Lestaluhu dibunuh dengan puluhan luka tusuk dan ditelanjangi tanpa busana.
Menurutnya, perbuatan yang dilakukan oleh oknum pelaku tersebut sudah tak lagi menghargai harkat dan martabat.
"Saya minta polisi jangan bungkam ya, sebab kasus ini sudah menjadi viral ke publik dan jangan tutupi," ucapnya. (tribunsorong.com/safwan ashari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/almarhum-kesya-lestaluhu.jpg)