Kabinet Prabowo Gibran
Eddy Hiariej Profesor Hukum Kelahiran Maluku Dipercaya Prabowo Jadi Wakil Menteri Hukum
Presiden Prabowo menunjuk Edward Omar Sharif Hiariej atau yang akrab disapa Eddy sebagai Wakil Menteri Hukum.
TRIBUNAMBON.COM -- Presiden Prabowo menunjuk Edward Omar Sharif Hiariej atau yang akrab disapa Eddy sebagai Wakil Menteri Hukum. Sebelumnya, Eddy pernah menjabat posisi yang sama di kabinet Presiden Jokowi.
Pengumuman anggota Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
Edward Omar Sharif Hiariej, atau yang lebih dikenal dengan Eddy Hiariej, merupakan salah satu akademisi paling berpengaruh di Indonesia dalam bidang hukum pidana.
Lahir di Ambon, Maluku, pada 10 April 1973, Eddy telah mencatatkan berbagai prestasi sejak usia muda.
Di usia 37 tahun, ia meraih gelar Guru Besar, sebuah pencapaian yang menunjukkan kecerdasannya dalam ilmu hukum.
Sejak 23 Desember 2020, Eddy menjabat sebagai Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia di Kabinet Indonesia Maju.
Karier akademisnya yang gemilang di Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi modal besar dalam tugasnya mengemban jabatan publik tersebut.
Eddy telah menjadi dosen Fakultas Hukum UGM sejak 1999 dan menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum pada 2017-2020, sebelum akhirnya dipanggil oleh Presiden Joko Widodo untuk bergabung di kabinet.
Sebagai akademisi, Eddy aktif menerbitkan buku-buku hukum pidana yang menjadi referensi penting, seperti "Asas Legalitas dan Penemuan Hukum dalam Hukum Pidana" (2009), "Teori dan Hukum Pembuktian" (2012), serta "Prinsip-prinsip Hukum Pidana" (2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Eddy-Hiarej.jpg)