Sabtu, 25 April 2026

Buaya Terkam Warga di Buru Selatan

Buaya yang Terkam Warga di Desa Wali-Buru Selatan Ditembak Mati

Seekor buaya yang menerkam warga hingga tewas di Kali Wai Wali, Desa Wali, Namrole, Buru Selatan ditembak aparat gabungan.

|
Penulis: Zainal Ameth | Editor: Tanita Pattiasina
Zainal Ameth
Polisi bersama warga saat menarik buaya di sungai Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru, Maluku. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Seekor buaya yang menerkam warga hingga tewas di Kali Wai Wali, Desa Wali, Namrole, Buru Selatan ditembak aparat gabungan.

Eksekusi buaya sepanjang 4 meter itu dilakukan setelah koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku.

Kasat Samapta Polres Buru Selatan, Iptu Daniel Apituley yang memimpin jalannya eksekusi tersebut mengatakan buaya tersebut dibunuh lantaran sudah membahayakan warga setempat.

"Meskipun buaya termasuk hewan yang dilindungi, kami terpaksa mengambil langkah ini karena buaya tersebut telah keluar dari habitat aslinya dan membahayakan masyarakat," kata Iptu Daniel Apituley, Rabu (21/8/2024).

Buaya tersebut ditembak sebanyak enam kali menggunakan senjata laras panjang oleh personel TNI/POLRI hingga dipastikan telah mati. 

Baca juga: Warga Desa Wali - Buru Selatan Tewas Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai 

Baca juga: RSUD Masohi Siap Jadi Lokasi Pemeriksaan Kesehatan Calkada Maluku Tengah

"Kami mengambil tindakan terukur untuk memastikan buaya tersebut tidak lagi membahayakan warga," tambahnya.

Setelah itu, personel bersama warga sekitar mengikat dan menarik buaya tersebut ke pinggir sungai.

Sebelumnya, usai menerima laporan dari masyarakat, sekitar 20 personel gabungan dari Polres Buru Selatan dan TNI dikerahkan ke lokasi kejadian di Kali Wai Wali, Desa Wali, untuk mencari buaya yang menerkam seorang warga hingga tewas.

Pencarian berlangsung selama satu jam hingga akhirnya buaya tersebut ditemukan masih berada di tengah sungai.

"Setelah buaya terlihat, langkah pertama yang kami lakukan adalah memastikan situasi aman dan siap untuk eksekusi," ungkap Iptu Daniel.

Warga Desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan tewas diterkam buaya saat sedang mandi di sungai, Selasa (20/8/2024).
Warga Desa Wali, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan tewas diterkam buaya saat sedang mandi di sungai, Selasa (20/8/2024). (Istimewa)

Sementara itu Kapolres Buru Selatan, AKBP M Agung Gumilar mengatakan sudah kali kedua buaya menyerang warga di Buru Selatan dalam dua tahun terakhir.

Namun, ini adalah pertama kalinya korban meninggal dunia akibat serangan tersebut. 

"Kami sangat prihatin dengan insiden ini, dan Polres Buru Selatan bersama BKSDA serta Pemerintah Daerah akan terus meningkatkan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang," kata Kapolres.

Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, Polres Buru Selatan telah menginstruksikan seluruh personel melalui KBO Binmas dan Polsek jajaran untuk terus memberikan himbauan kepada masyarakat. 

"Kami meminta warga yang tinggal di sekitar pantai dan aliran sungai untuk selalu waspada terhadap potensi munculnya hewan buas seperti buaya," tegas Kapolres.

Polres Buru Selatan juga akan terus berkoordinasi dengan BKSDA Maluku dan Pemerintah Daerah untuk mengimplementasikan langkah-langkah pencegahan yang lebih efektif, termasuk edukasi kepada masyarakat tentang bahaya buaya dan cara menghindarinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved