Gerakan Pasar Murah
Besok Pemkot Gelar Pasar Murah Lagi! Bahan Pokok Dijual Terjangkau
Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk ke tujuh kalinya, Selasa (20/8/2024) di kawasan Pelabuhan Enrico.
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk ke tujuh kalinya, Selasa (20/8/24) besok di kawasan Pelabuhan Enrico, Jalan Pantai Mardika.
Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy di Balai Kota.
Dijelaskan, kegiatan yang akan dimulai pada pukul 07.30 WIT, ini bertujuan untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.
"Ini merupakan salah satu implementasi strategi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dengan menjaga daya beli masyarakat tetap terjangkau atas kebutuhan pangan yang mengalami kenaikan harga," bebernya, Senin (19/8/2024).
Diakui, intervensi ini akan dikoordinasikan oleh OPD teknis dengan menjual bahan kebutuhan pangan yang lebih murah, dibandingkan harga pasar.
Baca juga: DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringati HUT ke-79 Provinsi Maluku
Baca juga: SBAM Life Festive 2024: Kesuksesan Pound dan Zumba dengan Hiburan dari Michael Pelupessy
Diantaranya, beras premium Rp. 65.000/5 kg, Beras SPHP Rp. 61.000/5 Kg, Telur Ayam Rp.55.000/Rak, Minyak Goreng Rp. 14 000/Botol, Bawang Merah Rp. 22. 000/Kg, Bawang Putih Rp. 35.000/Kg.
Kemudian Sayur Sawi/Bayam/Kangkung Rp. 6.000/ikat, Cabe keriting Rp. 35.000/Kg, Cabe rawit Rp.40.000/kg, Ikan Rp 15.000/kg/Tumpukan, dan Gula Pasir,Rp 16.000/kg.
Lekransy berharap masyarakat memperoleh manfaat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) ini, karena ada upaya stabilitas pasokan dan harga pangan.
"Pemkot terus mengupayakan agar kegiatan ini berlangsung secara berkelanjutan," tambahnya.
Dirinya menambahkan,Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Ambon terus berkoordinasi dengan semua pihak sehingga ketersediaan dan harga pangan tetap terkendali.
Diketahui, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ambon untuk Month to Month (M-to-M) mengalami deflasi sebesar -1,53 (sebelumnya -0,06) sedangkan angka inflasi Year on Year (YoY) sebesar 3,17 (sebelumnya 4,29).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pangan-murag-ambon-2024.jpg)