Minggu, 10 Mei 2026

Mari Berkebaya! Besok Pertama Kali Peringatan Hari Kebaya Diadakan

Untuk pertama kali, Peringatan Hari Kebaya Nasional akan diadakan pada Besok Rabu 24 Juli 2024.

Tayang:
Tribunnews/istimewa
ILUSTRASI Kebaya - Hari Kebaya Nasional diperingati pertama kali pada tahunn 2024, simak sejarah dan alasan penetapannya berikut ini. 

TRIBUNAMBON.COM – Belum lama ini Indonesia menetapkan Hari Kebaya Nasional.

Untuk pertama kali, Peringatan Hari Kebaya Nasional akan diadakan pada Besok Rabu 24 Juli 2024.

Tribunners, boleh bersama-sama berkebaya sebagai bagian dalam memperingati Hari Kebaya Nasional.

Lalu bagaimana Hari Kebaya Nasional bisa ditetapkan?

Hari Kebaya Nasional diciptakan oleh beberapa alasan tertentu.

Hari Kebaya ini ditetapkan oleh Pemerintah dan tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 19 Tahun 2023, tentang Hari Kebaya Nasional.

Peringatan Hari Kebaya Nasional ini merupakan kerja sama dari Kowani, Kementerian Pemberdayaan Perempuan, Perempuan dan perlindungan Anak RI, dan Komunitas Kebaya Indonesia.

Sejarah dan Alasan Penetapan Hari Kebaya Nasional

Mengutip setkab.go.id, peringatan Hari Kebaya Nasional ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kebaya.

Maka dari itu, pemerintah Indonesia kemudian mengambil tanggal 24 Juli sebagai Hari Khusus Kebaya.

Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 19 Tahun 2023 tentang Hari Kebaya Nasional.

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, yaitu pada 24 Juli 2024.

Perayaan Hari Kebaya Nasional yang Pertama ini akan dihadiri oleh 7000 orang perempuan.

Pelaksanaan Hari Kebaya Nasional 2024 diadakan di Istora Senayan, Jakarta.

Peringatan Hari Kebaya Nasional bukan merupakan hari libur.

Hal ini tertulis dalam Keppres 19 Tahun 2024 dalam Diktum Kedua.

Terdapat pertimbangan tertentu atau alasan berlakunya tanggal Hari Kebaya Nasional, yakni:

3. Bahwa pada saat pelaksanaan Kongres Wanita Indonesia X yang dihadiri oleh Presiden Soekarno dinyatakan bahwa revolusi Indonesia tidak dapat berjalan tanpa keterlibatan perempuan di mana seluruh perempuan yang hadir pada kongres tersebut memakai kain kebaya.

Poin ketiga ini menjadi nilai sejarah dari Kebaya Indonesia.

Disebutkan bahwa saat menghadiri Kongres Wanita Indonesia X, tampak semua peserta kompak menggunakan kain kebaya.

Kebaya ini dinilai sebagai suatu hal yang harus dilestarikan.

Kebaya Indonesia juga dianggap sebagai suatu identitas nasional perekat bangsa yang bersifat lintas etnis dan telah berkembang menjadi aset budaya yang sangat berharga.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved