Maluku Terkini
KNPI Maluku Minta Bakal Calon Kepala Daerah Peka Terhadap Isu Tambang
Belajar dari situasi di Sultra, Maluku perlu mempunyai tindakan preventif saat eksploitasi Tambang nanti.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
TRIBUNAMBON.COM - Menjelang kontestasi Pilkada 2024, isu pertambangan menjadi fokus group discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh DPD KNPI Maluku dibawah Kepemimpinan Arman Kalean, bersama GMNI dan BEMNUS Maluku.
Kegiatan yang berlangsung di Kafe Sedap Malam, Jumat (7/6)2024) membahas sejumlah situasi pertambangan di Maluku.
Menghadirkan Pembicara utama yakni Ahli Manajemen Pertambangan dari Universitas Halu Oleo (Unhalu) Sulawesi Tenggara, Dr. Irfan Ido, SP., M.Si.
Topik yang diangkat mengenai Perspektif Ekologi Politik Pengelolaan Tambang di Maluku: Gagasan kepada Calon Pemimpin Maluku Periode 2025-2030.
"Belajar dari situasi di Sultra, Maluku perlu mempunyai tindakan preventif saat eksploitasi Tambang nanti, khususnya Nikel di SBB dan Emas di Buru," ucapnya.
Ketua Program Studi Magister Perencanaan dan Pengembangan Wilayah di Unhalu ini lebih jauh menekankan pentingnya kesiapan putra daerah, dalam menghadapi persaingan kerja.
"Paling tidak, yang bawa eksavator itu sudah punya pemahaman tentang pertambangan. Jangan hanya main keruk, nah ini yang dipikirkan, untuk semua pekerja nantinya", terang Doktor yang juga mantan aktivis GMNI Kendari.
Sementara, Dr. Bram Tulalessy, yang juga aktif sebagai Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Maluku, menyampaikan kekecewaan terhadap
regulasi yang membatasi kewenangan Daerah untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA).
"Kita bahas Minyak Bumi, Gas, Nikel, semua pusat yang atur. Kita bisa main di Emas saja, kita sudah punya satu Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), meskipun usul di Buru 4 yang dapat 1," ujarnya.
Menurutnya, data eksplorasi Indogold sejak era Orde Baru menunjukkan bahwa Maluku sangat kaya akan Emas.
"Namun lagi-lagi Maluku nihil padahal ada Thorium di Maluku," pungkasnya.
Sementara, Arman Kalean, selalu Ketua DPD KNPI Maluku sebagai inisiator kegiatan ini mengingatkan bahwa Isu tambang perlu diseriusi oleh Bacalkada yang hendak bertarung nanti.
"Tambang merupakan isu sentral dan perlu ada tindakan nyata dalam visi misi, bukan janji tanpa realisasi," pungkasnya.
Kegiatan yang melibatkan beberapa OPK yakni
Korwil GMKI Maluku, Ketua PKC PMII Maluku, GMNI Kota Ambon, DPMU Unpatti, Mollucas Corruption Watch dan berbagai aktivis demokrasi.
| Impor Maluku Awal 2026 83,73 Juta US Dolar, Peningkatan Didorong Ekspor Non Migas |
|
|---|
| Koordinasi ke Pempus, Pemprov Dorong Legalitas Tambang Sinabar SBB |
|
|---|
| Deteksi Dini Diperketat, Intelkam Polda Maluku Diminta Bergerak Lebih Cepat Baca Situasi Kamtibmas |
|
|---|
| Promosi Penerimaan Polri 2026: Polda Maluku Gunakan Video Berbasis AI |
|
|---|
| Siswa SIP 55 Polda Maluku Berbagi di Panti Asuhan Ambon, Tanamkan Nilai Humanis Sejak Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/FGD-KNO-Maluku-24.jpg)