Pangan Murah
Gerai Pangan Murah Pemda Malteng Diserbu Warga, 1 Ton Beras Habis Terjual
Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Julius Boro mengatakan, pangan murah yang dibuka Pemkab Malteng adalah upaya mengikis atau mencegah terja
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan Warga Maluku Tengah di Kota Masohi menyerbu Gerai Pangan Murah (GPM) yang dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) di Pasar Binaya Masohi, Selasa (14/5/2024).
Gerai pangan murah itu dibuka setiap seminggu dua kali.
Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, ratusan rela mengantre kupon hanya untuk membeli sembako murah tersebut.
Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Julius Boro mengatakan, pangan murah yang dibuka Pemkab Malteng adalah upaya mengikis atau mencegah terjadinya inflasi di daerah itu.
"Garakan pangan murah sasaran kita adalah bagaimana supaya mencegah terjadinya inflasi di pasaran," kata Ulis.
Baca juga: DPRD Maluku Tengah Gelar Tutup-Buka Masa Sidang I dan II Tahun 2024
Lanjut, sejumlah bahan pokok yang dijual semuanya disubsidi pemerintah daerah.
"Jadi bapok yang dipasarkan itu kita jual dengan harga murah di bawah rata-rata penjualan pasar," sebutnya.
Adapaun untuk hari kedua di pekan ini, TPID menyediakan sebanyak 1 ton beras, 100 kg Gula Pasir, 100 Liter Minyak Goreng 100 kg Bawang Merah dan 50 kg Bawang Putih.
"Beras 5 kg kita jual Rp 55 rb, Gula Pasir per kilo kita Jual Rp15 rb. Kemudian Bawang Merah perk ilo 35rb, Bawang Putih Rp 30 ribu dan Minyak Goreng per liternya Rp 14 ribu," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1452024-Gerai-TPID-Malteng.jpg)