Erupsi Gunung Ruang
Erupsi Gunung Ruang di Sultra, 10 Desa Terdampak Material Vulkanik Disertai Kerikil dan Bebatuan
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, erupsi Gunung Ruang ter
TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 10 desa dan dua kelurahan di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara (Sultra) terdampak material vulkanik akibat erupsi Gunung Ruang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, erupsi Gunung Ruang tersebut memberikan dampak berupa hujan abu vulkanik disertai kerikil dan bebatuan.
"Hasil pendataan sementara yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi BNPB per Sabtu pukul 14.00 WIB, sebanyak 10 desa dan dua kelurahan di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro telah terdampak material vulkanik," kata Muhari dalam siaran pers, Sabtu petang.
Desa atau kelurahan yang terdampak di Kabupaten Sitaro meliputi Pumpente, Laingpatehi, Mahangiang, Tulusan Barangka Pehe, Apengsala, Lesah Rende, Pahiama, Boto, Leseh dan Kelurahaan Bahoi serta Kelurahan Balehumara.
Baca juga: Gunung Ruang di Sulawesi Utara Erupsi, Warga Diimbau Tak Berada di Radius 4km dari Pusat Kawah Aktif
Selain itu, empat kecamatan di Kabupaten Minahasa Utara yaitu Likupang Barat, Wori, Likupang Timur, dan Likupang Selatan juga terdampak abu vulkanik dari aktivitas Gunung Ruang.
Muhari menyebutkan, masyarakat dari wilayah yang terdampak erupsi tersebut sudah mengungsi ke pusat-pusat pengungsian atau rumah kerabat masing-masing di daerah lain.
"Jumlah total pengungsi saat ini masih dalam proses pendataan," kata Muhari.
Kerugian materil akibat dampak bencana ini meliputi 363 unit rumah, dua gereja, dan satu sekolah dasar yang rusak.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2142024-Gunung-Ruang.jpg)