Ambon Hari Ini
Warga Dusun Erie-Ambon Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Pala
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengungkapkan setelah menerima informasi tersebut, Unit Res Indetifikasi t
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pria berinisial MO, Warga Dusun Erie, Negeri Nusaniwe, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ditemukan sudah tak bernyawa pada seutas tali di Pohon Pala, Kamis (7/3/2024).
Korban gantung diri ditemukan oleh salah seorang warga, Robby Tehupuring sekitar pukul 08.00 WIT.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janete Luhukay, mengungkapkan setelah menerima informasi tersebut, Unit Res Indetifikasi turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna olah TKP dan mengevakuasi korban ke rumahnya.
"Setelah Anggota Unit Res Identifikasi tiba di lokasi TKP dan langsung olah TKP, setelah itu korban gantung diri langsung dievakuasi ke rumah tinggalnya yang tidak jauh dari lokasi ditemukanya korban," ungkap Luhukay dalam keterangan pers yang diterima TribunAmbon.com, Jumat (8/3/2024).
Lanjutnya, melalui hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tidak terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tali yang digunakan korban yaitu tali plastik (Rafia) dengan panjang tali 2 meter 15 Cm dengan jarak antara ikatan tali atas dengan permukaan tanah -+ 2 meter. Posisi korban saat tergantung yaitu posisi duduk bersilah. Selain itu korban juga mengeluarkan air seni, serta mulut mengeluarkan air liur," tuturnya.
Luhukay menambahkan, belum diketahui pasti penyebab korban mengakhiri hidupnya.
Baca juga: Tak Tahan Di-Bully, Pengawas TPS di Tanimbar Gantung Diri
"Untuk penyebab korban gantung diri belum diketahui dan untuk saat ini Jenazah korban gantung diri sudah di semayamkan di rumah keluarganya menunggu kedatangan Bapaknya yang masih berada di tanah Papua," kata Luhukay.
Keluarga pun mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban sehingga menolak untuk dilakukannya autopsi.
"Keluarga korban tidak mau untuk Jenazah korban diotopsi dan pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan kepergian korban," tandasnya.
Sementara itu, ibu korban saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa malam sebelumnya korban pulang dalam keadaan mabuk.
Korban sempat menangis di kuburan neneknya.
Namun, sang ibu tak mengetahui pasti masalah yang dihadapi anaknya.
"Ibu korban, menjelaskan bahwa sekitar pukul 21.15 WIT, melihat korban pulang ke rumah dalam keadaan (Mabuk) dan melihat juga korban sempat menangis di kuburan neneknya yang posisi kuburan tepat di samping rumah namun tidak mengetahui jelas permasalahan apa yang terjadi dengan diri korban," tutup Kasi Humas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/832024-Kasus-Bunuh-Diri.jpg)