Maluku Terkini
Kelangkaan BBM di Maluku Barat Daya, Dosen Terpaksa Tunggangi Kuda Pergi ke Kampus
Dijelaskan, rumahnya berlokasi di Desa Werwaru yang berjarak sekitar 12 kilometer dari Kota Tiakur tempatnya mengajar.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Lanjutnya, beberapa rekan dosen yang berdomisili di Kota Tiakur terpaksa berjalan kaki untuk sampai ke Kampus.
"Sementara teman-teman dosen yang notabenenya berdomisili di Kota Tiakur itu berjalan kaki menuju Kampus," tandasnya.
Terpisah dari itu, Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Comersial and Trading Regional Papua Maluku, Edy Mangun mengaku bahwa kelangkaan disebabkan cuaca buruk yang memperlambat pengiriman BBM.
Saat ini sebuah kapal pengangkut minyak sudah mendekat ke Pulau Kisar, namun belum berlabuh lantaran gelombang tinggi.
"Kendala cuaca yang cukup buruk di MBD. Di mana saat ini status kiriman, satu Kapal jalan sejak tgl 22 Feb 2024. Saat ini status sudah di dekat Pulau Kisar namun belum bisa bongkar atau melabuh karena ombak yg besar (Muatan Pertamax 125 KL)," ungkapnya kepada TribunAmbon.com, Selasa (27/2/2024) Malam.
Ditambahkan, salah satu kapal lainnya yang baru kembali dari MBD sebulan yang lalu masih tertahan di Saumlaki.
Kapal yang akan memuat BBM itu tertahan selama 3 minggu akibat cuaca ekstrim.
"Satu kapal masih di Saumlaki baru kembali dari MBD sejak Januari, sedang akan muat BBM namun juga menunggu kondisi cuaca karena kiriman di bulan Januari tertahan sampai 3 minggu kemarin karena cuaca buruk," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/BBM-PSDKU.jpg)