Selasa, 5 Mei 2026

Nasional

Santer Dibahas, Ini Alasan Jokowi Bagi-bagi Bansos Beras

Kata dia, Ia menuturkan, pembagian beras ini dilakukan pemerintah lantaran harga beras yang merangkak naik di berbagai negara.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Adjeng Hatalea
Courtesy / Kompas.com
BANSOS: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasan pemerintah membagikan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat. 

TANGERANG SELATAN, TRIBUNAMBON.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasan pemerintah membagikan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang santer diperbincangkan, terutama di masa-masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kata dia, Ia menuturkan, pembagian beras ini dilakukan pemerintah lantaran harga beras yang merangkak naik di berbagai negara.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram (kg) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Gedung Kawasan Pertanian Terpadu, Tangerang Selatan, Senin (19/2/2024).

"Jadi kenapa pemerintah memberikan beras sebulan kilo? Karena kita tahu harga beras di seluruh negara sekarang naik. Tidak hanya di Indonesia saja, tapi di seluruh negara," kata Jokowi di Tangerang Selatan, Senin.

Jokowi mengungkapkan, kenaikan harga beras terjadi karena beberapa hal.

Perubahan iklim, kata Jokowi, menjadi salah satu penyebabnya.

Perubahan iklim dan perubahan cuaca ini membuat petani gagal panen.

Akibatnya, suplai beras ke pasar pun berkurang.

"Kenapa naik? Karena ada yang namanya perubahan iklim, ada yang namanya perubahan cuaca sehingga gagal panen. Produksi berkurang sehingga harganya jadi naik," ujar Jokowi.

Baca juga: Megawati Singgung Bansos Saat Hajatan Rakyat: Hanya Dikasih Beras 10 Kg, Langsung Klenger

Oleh karena itu, Mantan Wali Kota Solo ini menyebut, pembagian beras pemerintah ini bertujuan meringankan warga penerima manfaat.

"Dan pemerintah kita membantu bantuan beras ini agar meringankan ibu-ibu dan bapak-bapak semuanya karena harganya naik tadi," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, mantan Gubernur DKI Jakarta ini berjanji akan melanjutkan bansos beras bila Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencukupi.

Berdasarkan keputusan sejauh ini, bansos beras akan dibagikan hingga Juni 2024. Ia lantas bertanya kepada warga siapa yang tidak setuju pembagian bansos beras terus diadakan hingga pertengahan tahun 2024.

"Januari dapat, Februari dapat, Maret dapat, April dapat lagi, Mei dapat lagi, Juni dapat lagi. Yang enggak setuju angkat tangan. Saya beri sepeda," kata Jokowi.

"Nanti setelah Juni kita liat APBN-nya mencukupi atau tidak. kalau mencukupi kita lanjutkan. Sudah terima semuanya?" ucap Jokowi.

"Sudah," jawab para warga.(*)

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved