Senin, 4 Mei 2026

Info Daerah

Musrembang Negeri Hitu Lama: Pendidikan Gratis Hingga Pelestarian Budaya Jadi Prioritas

Raja Hitu Lama, Salhana Pelu mengatakan, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Negeri (RKPNeg) untuk MusrenbangNeg Tahun 2024 itu sudah ter

Tayang:
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Maula Pelu
Musrembang Negeri Hitu Lama yang sedang berlangsung di Rumah Raja Negeri Hitu Lama Sabtu, (20/01/2023) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Negeri Hitu Lama menggelar Musyawarah Rancangan Pembangunan Negeri (MusrenbangNeg) di Rumah Raja Negeri Hitu Lama, Sabtu (20/1/2024).

Raja Hitu Lama, Salhana Pelu mengatakan, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Negeri (RKPNeg) untuk MusrenbangNeg Tahun 2024 itu sudah tersusun sesuai dengan bidang anggaran masing-masing.

"Ada rancangan nasional, daerah, dan lokal yang perlu di rancang untuk dijalankan 2024" Ungkap Raja Negeri Hitu Lama, Salhana Pelu kepada TribunAmbon.com, Sabtu,(20/01/2024).

Menurut Salhana, sangat penting usulan dalam Musrenbang Negeri disinergikan dengan program pemerintah daerah maupun nasional dengan harapan memberikan manfaat yang besar-besarnya kepada masyarakat.

Lanjutnya, ada sejumlah program prioritas; Pendidikan Gratis yang menyasar keluarga dengan ekonomi sulit, penghijauan aliran sungai dan pelestarian budaya lokal.

Sementara program fisik akan dikurangi.

Baca juga: Lapak Dagangan Musiman Jagung Mulai Menjamur di Sepanjang Jalan Ohoi Ibra

Baca juga: Hati-Hati, Ada 268 Lubang Jalan Menuju 10 Destinasi Wisata di Negeri Morella

"Untuk program pembangunan fisik 2024 kami kurangi. Kami lebih banyak difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia dan pelestarian alam kita," Katanya.

Pelu pun meminta seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama dalam mewujudkan kerja pembangunan desa dengan pemanfaatan anggaran negara itu.

"Program ini akan kita optimalkan. Perlu juga Kerja sama dari semua elemen masyarakat untuk keberlanjutan program Negeri," ingatnya.

"Jangan sampai dana yang cukup besar itu dipergunakan untuk kegiatan yang tidak bermanfaat bagi Negeri itu sendiri,” tutupnya.

Musrenbang ini dihadiri Tokoh adat, Tokoh agama, Saniri Negeri, Pendamping Desa, Pemuda Negeri, Kamtibmas dan Babinsa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved