Pilpres 2024

Ahli Sayangkan Sikap Jokowi yang Terpancing tuk Komentari Debat Ketiga Pilpres 2024

Firman menilai, pertanyaan yang dilontarkan dalam debat oleh capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo kepada capres n

Editor: Adjeng Hatalea
Tangkap layar YouTube Sekretariat kabinet RI
Peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Prof. Firman Noor menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang justru terpancing mengomentari debat ketiga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dan seakan memperlihatkan keberpihakannya kepada kubu tertentu. 

JAKARTA, TRIBUNAMBON.COM - Peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Prof. Firman Noor menyayangkan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang justru terpancing mengomentari debat ketiga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dan seakan memperlihatkan keberpihakannya kepada kubu tertentu.

Firman menilai, pertanyaan yang dilontarkan dalam debat oleh capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo kepada capres nomor urut 2 Prabowo Subianto masih dalam lingkup tema debat.

Selain itu, dia menganggap pertanyaan yang diajukan Anies dan Ganjar mengkritik program Menteri Pertahanan yang dijabat Prabowo.

"Sehingga seorang presiden pun terpancing untuk memberikan pandangan-pandanga pribadinya itu yang memang semakin memperlihatkan keberpihakan beliau," ucap Firman, Selasa (9/1/2024).

"Apa yang dilakukan oleh Pak Ganjar dan Pak Anies itu dalam kapasitas Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan. Jadi saya kira itu tidak terkait masalah personal. Saya kira memang ada ketidaksiapan untuk bisa menjawab pertanyaan itu secara policies (kebijakan)," sambung Firman.

Baca juga: Istana Klaim Komunikasi Jokowi dengan PDI-P Tetap Baik Meski Tak Hadiri HUT ke 51

Selain itu, dia menganggap komentar Jokowi terkait debat ketiga Pilpres 2024 dianggap kurang bijak dan tidak memperlihatkan sikap negarawan yang berdiri di atas semua golongan.

"Itulah mentalitas negarawan yang seharusnya ditunjukkan, termasuk di Indonesia. Karena situasi ini adalah situasi untuk semua, bukan untuk berpihak pada sebagian kalangan," kata FirmanĀ 

Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengomentari pelaksanaan debat ketiga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang dilaksanakan pada Minggu (7/1/2024) malam kurang menampilkan substansi dan visi para calon presiden (capres).

Jokowi juga menyoroti soal saling serang antar capres dalam debat tersebut.

"Yang pertama, saya memang melihat substansi dari visinya malah tidak kelihatan. Yang kelihatan justru saling menyerang, yang sebetulnya enggak apa-apa, asal (itu soal) kebijakan. Asal policy. Asal visi ya enggak apa-apa," ujar Jokowi dalam keterangan pers di Serang, Banten, Senin (8/1/2024).

"Tapi, kalau yang sudah menyerang personal, pribadi yang tidak ada hubungan dengan konteks debat tadi malam, mengenai apa hubungan internasional, mengenai geopolitik, dan lain-lain, saya kira kurang memberikan pendidikan, kurang mengedukasi masyarakat yang menonton," katanya lagi.(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

Menyelamatkan Bayi Baru Lahir

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved