Wisata Maluku
6 Rekomendasi Destinasi Wisata Libur Natal dan Tahun Baru Bareng Keluarga di Ambon
Mulai dari wisata pantai, sejarah, cagar alam, hingga kuliner bisa ditemukan di pulau berjuluk 'Manise' ini. Berikut rekomendasi Destinasi Wisata Lib
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Libur Natal dan Tahun Baru saatnya mengagendakan liburan bareng keluarga terkasih Anda.
Ada beberapa rekomendasi destinasi Wisata Maluku yang terletak di Pulau Ambon, bisa dijadikan pilihan menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru Anda.
Mulai dari wisata pantai, sejarah, cagar alam, hingga kuliner bisa ditemukan di pulau berjuluk 'Manise' ini.
Berikut rekomendasi Destinasi Wisata Libur Natal dan Tahun Baru Bareng Keluarga di Ambon;
Wisata Rumah Pohon Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah bisa jadi alternatif tempat liburan.
Jika melihat tempatnya, pada dasarnya Rumah Pohon Waai merupakan wisata alam dengan banyak spot foto unik yang disediakan pengelola.
Panorama perbukitan dan hutan yang menakjubkan menjadi sajiannya.
Baca juga: Usai Perayaan Natal 2023, Jalanan Kota Ambon Nampak Lenggang
Tak ketinggalan lautan biru yang terpampang dari daerah menuju puncak gunung Salahutu itu.

Inilah yang menjadikan Rumah Pohon Waai cukup viral dan selalu ramai dikunjungi sejak pertama kali dibuka.
Tak hanya viral, Rumah Pohon Waai di Tahun 2020 pernah mendapat penghargaan Destinasi Wisata Kreatif Terpopuler se Indonesia.
Tertarik berkunjung ke Rumah Pohon Waai?
Lokasi, Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk
Rumah Pohon Waai terletak di Negeri Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, sekitar 1 jam atau 31 km dari pusat Kota Ambon.
Baca juga: Ada Pesan Kuat di Balik Patung Natal Betlehem
Untuk menuju kesini, pengunjung harus melalui jalan lapen sekitar 2 km dari jalan poros.
Ada papan nama Rumah Pohon Waai sederhana sebagai patokan dari jalan utama.
Kendaraan roda dua maupun empat bisa sampai ke tempat wisata ini.
Harga tiketnya pun cukup murah bila dibanding dengan fasilitasnya, yakni Rp 10ribu per orang
2. Air Terjun Waai
Air terjun Waai terletak tak jauh dari Rumah Pohon Waai, sekitar 10 menit perjalanan kaki.
Tempatnya berada di dasar jurang yang tak jauh dari lokasi parkir kendaraan kawasan ekowisata di Kecamatan Salahutu itu.
Anda hanya perlu mengikuti suara air yang deras berasal atau menanyakan lokasi jalan pada salah satu pengelolah di sana.
Untuk sampai lokasi tersebut, Anda hanya memerlukan waktu kurang dari 15 menit saja menurun tangga.

Sesampainya di dasar jurang, sumber suara air akan terlihat.
Hijaunya pepohonan dan juga beningnya aliran air bakal menggoda untuk segera basah-basahan.
Baca juga: Cerita Natal 2023, Pendeta Muda Eklin de Fretes cs, Gelar Festival Pendidikan Pertama di Pulau Damer
Selain itu, posisi air terjun yang memiliki tinggi sekitar 5 meter itu dikelilingi tebing dan rindang pepohonan.
Tempat jtu terbilang sepi jika dikunjungi pada pagi hari.
Selain itu juga terdapat sebuah goa jika anda menaiki air terjun itu.
Untuk anda yang ingin berkunjung, makanan dan minuman sudah dipastikan dibawa sebelum menuruni tangga.
Lalu untuk biaya masuk dan juga parkir disana hanya perlu mengeluarkan biaya sekita Rp. 10 ribu saja.
3. Wai Lilinita
Di Maluku ada wisata tepatnya berada di Desa Rutong, Kota Ambon.
Wisata di Desa Rutong Ambon ini menyuguhkan kolam yang sangat jernih, yang biasa disebut Wai Lilinita.
Di sana pengunjung bisa berendam dengan suasana eksotik, dikelilingi alam.
Suasana alam ini tentu sangat menarik untuk dikunjungi.
Hanya Dua Kolam yang Bisa Berendam
Untuk diketahui, ada empat kolam air yang disebut Wai Lilinita di Desa Rutong, Ambon ini.
Tapi tak semua kolam ini bisa dipakai untuk kalian berendam.
Pasalnya tiap kolam punya fungsi yang berbeda.

Apalagi kolam ini sangat berperan penting untuk setiap jiwa yang bermukim di Desa Rutong.
Tak perlu biaya untuk menikmati air itu, jarak tempuh dari pusat Kota Ambon pun sekitar 19 Km dengan waktu tempuh sekitar 42 menit saja.
4. Lawena Beach
Spot sunset yang memukau di Kota Ambon tidak melulu harus ada mataharinya.
Nganterin matahari saat senja bisa dinikmati walau hanya sekedar biasan cahaya kuning kemerahannya saja.
Di Pantai Lawena atau yang dikenal dengan Lawena Beach di Desa Hutumuri, Leitimur Selatan, Kota Ambon ini harus ada di bucketlist Wisata Maluku Anda untuk sunset-an bersama keluarga dan juga orang terkasih pastinya.
Letaknya memang membelakangi sunset, Anda bisa lihat landscape pemandangan Laut Banda dan juga Teluk Baguala dengan balutan berwarna pink atau ungu dari biasan cahaya matahari terbenam.
Lengkap dengan eksotisnya pohon kelapa, pasir pantai yang mengurungi beberapa karang jadi nilai tambah tentunya.
Kemudian, suasana sepi, suara ombak dan juga kicauan burung bakal jadi nyanyian khusus layaknya backsound film-film layar lebar yang bertemakan romatisme di pantai-pantai tropis, seru bukan?
Aktivitas para penumbak ikan di panjangnya air meti atau surut juga jadi pertunjukan tambahan di sana.
Masuk ke Lawena Beach pun terbilang murah, hanya Rp. 5 ribu Anda sudah membayar uang parkir kendaraan roda dua sekaligus dua penumpangnya.
Untuk kendaraan roda empat mini bus nya lengkap dengan para penumpang, hanya menambah Rp. 5 ribu lagi.
Tempatnya juga tidak jauh dari pusat kota yang jadi dapur para musisi Indonesia atau dunia ini.
Hanya berkisar sekitar 21 km saja dengan waktu tempuh sekitar 36 menit.
Anggap saja durasi perjalanan itu setara dengan durasi full album Rumah Par Ale mmilik punya Justy Aldri.
Daerah Leitimur Selatan tuh masih terbilang sepi pengunjung, itu tegambar jelas dari aktivitas kendaraan di ruas Jalan utamanya, Jl. Dr. Wem Tahupeiory yang masih sangat sepi dari para wisatawan.
Jadi anda bisa menuju kesana dengan melompong tanpa macet bisa sampai di Pantai Lawena.(*)
5. Rujak Natsepa
Rujak dan kelapa muda hingga kini masih terus menjadi kuliner incaran wisatawan di Pantai Natsepa, Desa Suli, Maluku Tengah (Malteng), Maluku.
Pantai Natsepa jadi pilihan destinasi wisata lantaran tak hanya memiliki pantai yang indah, tapi juga memiliki kuliner Rujak dan Es Kelapa yang sangat ingin dicicipinya.

Kelezatan rujak natsepa ada pada cita rasa bumbu kacang olahan dari para penjual yang ada.
Tarif masuk ke destinasi wisata yang satu ini per orang Rp5ribu.
Disini, Tribunners bisa menikmati kuliner khas Pantai Natsepa yakni rujak dan kelapa muda.
Selain itu, Tribunners juga bisa menikmati sensasi mandi air laut atau berkeliling pesisir pantai dengan menggunakan perahu.
Pantai Namalatu terletak di Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Berjarak sekitar 15 kilometer atau 30 menit dari pusat kota Ambon, Pantai Namalatu memiliki fasilitas yang cukup lengkap.
Seperti gazebo, baileo pertemuan, kamar ganti dan toilet.
Serta beberapa permainan anak seperti seluncuran, ayunan, yang bila terawat maka menjadi salah satu pantai yang ramah anak.
Termasuk tempat kuliner yakni rujak buah, aneka gorengan, dan makanan lainnya.
Pantai yang menghadap ke Laut Banda ini, juga cukup luas hingga bisa menampung ribuan pengunjung.
Berada di jalan utama Negeri Latuhalat, tiket masuk Pantai tergolong murah yakni Rp 5 ribu dan buka tiap hari.
Tentunya, berkunjung ke suatu tempat harus ada kenang-kenangan dalam bentuk foto.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.