Info Daerah
Hadiri Pengukuhan Raja Tamilouw, Rakib Sahubawa: Semoga Amanah
Ia kemudian disambut dengan tarian cakalele. Kehadiran Rakib Sahubawa dan didampingi Pj Sekda Jauhari Tuarita
Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Bupati Maluku Tengah, Rakib Sahubawa menjadi tamu kehormatan saat menyambangi Negeri Tamilouw, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah, Minggu (19/11/2023).
Hadir dengan sejumlah pimpinan OPD, Rakib Sahubawa kemudian dipakaikan kain berang merah sebagai tanda diterima secara adat.
Ia kemudian disambut dengan tarian cakalele. Kehadiran Rakib Sahubawa dan didampingi Pj Sekda Jauhari Tuarita di Tamilouw untuk menghadiri pengukuhan adat Sukardi Tomagola sebagai Raja Tamilouw, yang beberapa waktu lalu telah dilantik sebagai Kepala Pemerintah Negeri Tamilouw
Sahubawa menyebut Pengukuhan Adat, merupakan peristiwa yang sangat penting bagi keberlangsungan serta masa depan nilai-nilai cultural dan adat sebagaimana yang telah diwariskan oleh para leluhur atau tetua adat di masa yang lampau.
"Olehnya itu, selaku penerus tongkat estafet kepemimpinan adat, kami yakin saudara (Raja Tamilouw) mampu menjalankan tanggungjawab dengan baik dalam rangka menguatkan tatanan adat di Negeri Tamilouw yang tercinta ini,” ujar Sahubawa.
Baca juga: Menuju Akreditasi Paripurna, Tim Survei LAFKI Maluku Datangi RSUD Masohi
Kata Sahubawa pengukuhan tidak hanya menyaksikan suatu peristiwa bersejarah, namun juga mengenang dan merayakan warisan budaya dan adat yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas sebagai masyarakat Maluku yang beragam.
"Adat istiadat, kepercayaan, dan tradisi yang kita emban bukan hanya sebagai kenangan masa lalu, melainkan juga sebagai panduan hidup yang membentuk karakter dan semangat gotong-royong di tengah-tengah kehidupan sosial kita,” imbuhnya.
Dengan penuh rasa hormat, Sahubawa kemudian beri selamat kepada Raja Adat Negeri Tamilouw yang baru saja dikukuhkan.
"Semoga amanah ini dapat diemban dengan bijaksana, serta mampu memimpin dan menjaga keutuhan adat dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari kekayaan budaya, khususnya di Negeri Tamilow,” harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Lantik-3-Malteng.jpg)