Minggu, 26 April 2026

Dispar Maluku Fokus Promosi Wisata Pasca Pandemi Covid-19

Dinas Pariwisata Provinsi Maluku kini tengah fokus mempromosikan wisata untuk meningkatkan kembali kunjungan wisatawan pasca pandemi Covid-19.

TribunAmbon.com / Adjeng
WISATA MALUKU: Pemandangan Pulau Molana dari atas laut, Minggu (26/2/2023). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Pariwisata Provinsi Maluku kini tengah fokus mempromosikan wisata untuk meningkatkan kembali kunjungan wisatawan pasca pandemi Covid-19.

Fokus dimaksud dikemas dalam program membangun negeri yang diyakini dapat membantu promosi wisata di Maluku lebih luas.

“Dampak dari program membangun negeri ini, adalah mempromosikan wisata kita lebih luas, melalui lomba tiktok yang kita gelar dengan latar belakang destinasi wisata Maluku sendiri,” kata Kepala Bidang Ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Maluku, Muhammad Ali Hanafi Soumena, Senin (11/92023).

Baca juga: 13 Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual dari Dispar Maluku

Dijelaskan, membangun negeri awalnya dimulai dengan menggelar lomba sampul lagu atau song cover dari rumah masing-masing pada 2020.

Kemudian pada 2021 episode kedua, membangun negeri kembali menggelar lomba cipta lagu dan menyanyi bertemakan membangun negeri, diikuti oleh 68 peserta dan vlog pariwisata dengan 101 peserta.

Pada episode ketiga di 2022, Dispar bersinergi dengan Kementerian Pariwisata meluncurkan lomba desa wisata terbaik se-Maluku yang sasarannya untuk milenial.

“Itu kita buat film dokumenter permainan anak Maluku, dengan tujuan selain mempromosikan permainan anak Maluku, daerah-daerah di Maluku juga mengedukasi anak-anak yang sekarang semua sudah menggunakan telepon genggam,” jelas Soumena.

Dan episode empat membangun negeri 2023 ini, diluncurkan lomba desa terbaik melalui media sosial tiktok, karena dianggap berkembang dan dapat bergerak dengan cepat.

Menurutnya, hubungan antara lomba tiktok dengan latar belakang destinasi wisata Maluku ini adalah mempermudah Provinsi Maluku untuk memperkenalkan seluruh destinasi wisatanya.

“Kita tahu bahwa promosi itu dengan segala cara, salah satunya melalui tiktok dan orang akan datang berkunjung ke apa yang telah disampaikan melalui tiktok itu,” ujarnya.

Soumena mengaku, sejak dibuatnya program membangun negeri ini pada 2021, pengunjung destinasi wisata signifikan meningkat.

Baik pengunjung nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Meskipun tidak semua target tercapai, lanjutnya, setidaknya 90 persen ada peningkatan dari tahun ke tahun.

“Rata-rata untuk dari tahun 2020 ke 2021 itu naik sekitar 300 persen khusus untuk pengunjung nusantara. Padahal di 2019 ke 2020 itu turun jauh karena Covid-19.
Begitu kita adakan lomba ini langsung naik, karena apa, karena yang kita buat adalah lomba yang latar belakangnya destinsi-destinasi wisata,” tandas Soumena.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved