Minggu, 10 Mei 2026

Masalah Internal Hambat Pelantikan Raja Naku Ambon

Alasan ditunda dikarenakan masih adanya masalah internal di dalam mata rumah parentah Gasperzs di negeri setempat.

Tayang:
TribunAmbon.com / Mesya Marasabessy
AMBON: Puluhan warga Negeri Naku yang ribut dan nyaris ricuh karena persoalan pemilihan raja. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku tidak bisa mengambil langkah terburu-buru untuk melantik Zadrack Gasperzs sebagai kepala pemerintahan (Raja) definitif Negeri Naku, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel), Kota Ambon.

Hal itu dikarenakan masih adanya masalah internal di dalam mata rumah parentah Gasperzs di negeri setempat.

"Saya putuskan sesuatu lebih utamakan hati nurani. Saya tak mau, putusan saya malah timbulkan masalah baru," kata Bodewin di Ambon, Selasa (22/8/2023).

Menurutnya, Naku sebenarnya sudah berada pada posisi yang baik.

Sebab disana, hanya ada satu mata rumah parentah yakni Gaspersz.

Yang jadi soal, dalam pam atau marga Gaspersz ini, ada empat pancaran yang semuanya mengaku berhak menjadi raja Naku.

"Saya maunya mereka berembuk dulu. Buat pertemuan, bicara secara baik-baik baru lah Pemkot Ambon menentukan kapan pelantikan raja," ucapnya.

Bodewin meminta kepala mata rumah Gasperzs dan calon raja yang diusulkan oleh badan Saniri Negeri Naku untuk mengumpulkan semua pancaran yang mengklaim punya hak sebagai raja.

"Urus dulu diinternal baru kami tindaklanjut. Saya sebagai pemimpin tidak bisa mengambil keputusan hanya karena pertimbangan rasionalitas saja, tapi hati nurani itu yang diutamakan," tukasnya.

Diberitakan, puluhan warga Negeri Naku, Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel), Kota Ambon mendatangi Gedung DPRD Kota Ambon, Senin (21/08/2023).

Kehadiran mereka untuk menemui pihak komisi I DPRD Kota Ambon guna membahas persoalan penundaan pelantikan raja definitif di negeri setempat.

"Kita mau DPRD melalui Komisi I bisa melihat masalah di negeri kami," kata warga Naku, Hanock Gasperzs

Dia menjelaskan, Saniri Negeri Naku sudah mengajukan usulan pelantikan raja Negeri Naku ke Pjs.Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.

Dalam surat usulan, diminta pelantikan Zadrak Gasperzs sebagai raja definitif Negeri Naku dapat dilakukan pada 8 Agustus 2023.

"Tapi sampai hari ini, pelantikan itu tidak pernah ada. Padahal surat dari saniri sudah masuk ke meja pak Bodewin," herannya

Dia menduga, ada lobi-lobi politik yang dilakukan kelompok warga yang kontra dengan Zadreck Gasperzs.

"Karena pada tanggal 4 Agustus 2023, kita mendapat informasi ada kelompok warga yang menemui pak Bodewin di kediamannya. Setelah pertemuan itu, pelantikan Raja Naku langsung tak ada kabar terangnya," ucapnya

Padahal, lanjutnya, Pjs Wali Kota Ambon pernah menyampaikan ke warga masyarakat Naku untuk secepatnya melantik raja nefenitif. Sebab kekosongan raja di Naku sudah terjadi hampir 30 tahun lamanya.

"Kita kecewa. Raja yang kita idamkan tidak pernah ada. Disaat sudah ada, pelantikan malah ditunda-tunda tanpa alasan jelas," tukasnya

Anggota Komisi I DPRD Kota Ambon, Johny Wattimena mengatakan, sudah menerima dan mencatat semua keluhan yang disampaikan warga Naku.

"Saya hanya terima aduan mereka. Soal keputusan, saya tidak bisa mengambil. Nanti say laporkan ke pimpinan komisi baru kita atur agenda untuk membahas persolan ini," tandasnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved