Jumat, 8 Mei 2026

Finalis Miss Universe Indonesia Merasa Dilecehkan saat Body Checking: Diminta Buka Pakaian Dalam

PJ menuturkan bahwa ia diminta untuk membuka pakaian dalamnya terutama bagian atas ketika akan melakukan fitting gaun sesuai dengan gilirannya.

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
Kompas.com/Cynthia Lova
Seorang peserta Miss Universe Indonesia 2023, PKN, melaporkan dugaan pelecehan seksual saat body checking ke Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023). 

TRIBUNAMBON.COM - Salah seorang finalis Miss Universe Indonesia 2023 yang merasa dilecehkan dalam sesi body checking.

Wanita berinisial PJ itu mengaku diminta melepas pakaian dalamnya saat body checking.

Ia mengaku sempat menutupi bagian dadanya yang terbuka tetapi diomeli oleh petugas.

Berikut deret pengakuan PJ Finalis Miss Universe Indonesia.

Diminta buka pakaian dalam

PJ menuturkan bahwa ia diminta untuk membuka pakaian dalamnya terutama bagian atas ketika akan melakukan fitting gaun sesuai dengan gilirannya.

Ia mengaku tak tahu bahwa di momen itu akan dilakukan body checking juga yang mengharuskan dirinya melepaskan hampir seluruh pakaian dalam, hanya menyisakan bagian bawah.

"Dari pengalaman pribadi saya yang awal melakukan body checking. Kronologinya saya diminta untuk melakukan fitting, katanya saya akan melakukan fitting, ya udah saya bawa gaun saya ke dalam ruangan," beber PJ dalam jumpa pers di kawasan Senopati Jakarta Selatan, Senin (7/8/2023).

PJ mengaku sempat bingung ketika diminta untuk melepas seluruh pakaiannya termasuk pakaian dalam, namun karena merasa sebagai finalis ia pun menuruti permintaan tersebut.

"Tiba-tiba ketika saya mau ganti baju, saya diminta buka pakaian dalam yang atas, saya sempat bingung tapi oke saya turutin," ucap PJ.

"Akhirnya oke saya membuka pakaian dalam saya yang bagian atas, lalu saya disuruh body checking," lanjutnya

Baca juga: Profil Grace Bersyeba Martina Haba, Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Asal Maluku

Lakukan beberapa pose

Tak hanya diminta untuk melepaskan hampir seluruh pakaian yang ada di tubuhnya, PJ juga mengatakan bahwa ia diminta melakukan beberapa pose saat body checking.

Dalam kondisi tanpa busana, PJ diminta untuk mengangkat satu kakinya untuk dicek bagian kakinya serta diminta untuk berputar untuk memeriksa keseluruhan tubuh.

Namun PJ mengatakan bahwa ia tak merasa ada yang mengambil gambar dirinya ketika sedang dalam kondisi tidak berbusana di momen tersebut.

"Saya sempat disuruh angkat kaki satu untuk dicek kaki saya. Saat itu tidak ada proses foto, saya hanya dicek saja," terang PJ.

"Lalu saya disuruh berputar badan," lanjutnya.

Sempat diomeli karena tutupi dada

Merasa tak nyaman lantaran harus berdiri tanpa busana di depan banyak orang, PJ sempat secara spontan menutupi bagian payudaranya.

Namun PJ mengaku saat itu mendapat tekanan dan diomeli oleh tim yang sedang melakukan body checking pada dirinya.

PJ dianggap tidak percaya diri dengan tubuhnya karena berusaha menutupi.

"Setelah itu saya menutupi bagian atas saya tapi diomelin katanya 'bagaimana sih? gimana kalau nanti dikirim ke luar negeri. Di luar negeri kamu akan telanjang di depan banyak orang, kamu harus bangga sama diri kamu sendiri dan berani' di situ saja jadi takut," ujar PJ.

Merasa takut lantaran hanya sebagai finalis di Miss Universe Indonesia 2023, PJ akhirnya menuruti segala permintaan dari tim body checking,

PJ akhirnya melepas tangannya yang berusaha untuk menutupi payudaranya karena sudah mendapat tekanan dari tim pemeriksa.

"Karena kan saya sebagai finalis disini, saya takut kalau menolak akan masuk dalam penilaian, karena saya sempat dibentak ketika menolak," tuturnya.

"Akhirnya saya lepas yang buat nutupin payudara saya ikuti body checkingnya," lanjut PJ.

Lokasi body checking di ruang terbuka

Bukan tanpa alasan PJ berusaha untuk menutupi payudaranya, sebab ia menggambarkan situasi tempat body checking sangat menakutkan baginya.

Sebab diduga ada tiga laki-laki yang ikut melihat proses body checking tersebut, hal itu membuat PJ merasa tidak nyaman karena harus melepas pakaian di depan laki-laki.

"Disitu ramai gak hanya perempuan saja, tapi ada laki-laki tiga, terus ramai pokoknya," beber PJ.

Tak hanya itu, PJ menjelaskan bahwa tempat body checking yang ia lakukan bukanlah sebuah ruangan tertutup yang memang mendukung untuk proses tersebut.

Ia menjelaskan bahwa tempat itu hanya ditutupi bilik kayu yang bahkan orang lalu lalang bisa melihat proses body checking tersebut.

"Terus itu bukan ruangan tertutup, hanya sekat kayu saja," ucapnya.

"Orang lalu lalang bisa dengan bebas yaa. Saya sebagai wanita merasa malu dan kena mental sendiri, sampai sekarang saya overthinking," jelas PJ.

Kasus Miss Universe Indonesia Berujung Laporan Polisi

Tak hanya di media sosial, kasus body checking Miss Indonesia ini berujung laporan polisi.

Finalis Miss Universe Indonesia 2023 berinisial N akhirnya resmi melapor ke polisi buntut menjadi korban skandal foto tanpa busana saat proses body checking dalam penilaian Miss Universe Indonesia (MUID) 2023.

Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/4598/VII/2023 SPKT POLDA METRO JAYA. Terlapor dalam hal PT Capella Swastika Karya.

"Kami akhirnya melaporkan perbuatan dugaan adanya pelecehan yang dilakukan terhadap klien kami," kata kuasa hukum korban, Mellisa Anggraeni di Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023).

Adapu pasal yang disertakan dalam laporan itu adalah Pasal 4, 5 dan Pasal 6 Undang-undang TPKS. Mereka juga menyertakan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-undang TPKS.

Mellisa mengatakan pelecehan seksual terjadi pada 1 Agustus yang lalu.

Seorang peserta Miss Universe Indonesia 2023, PKN, melaporkan dugaan pelecehan seksual saat body checking ke Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023).
Seorang peserta Miss Universe Indonesia 2023, PKN, melaporkan dugaan pelecehan seksual saat body checking ke Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023). (Kompas.com/Cynthia Lova)

Saat itu, korban diminta untuk melakukan pengecekan badan tanpa busana.

Padahal, hal tersebut tidak ada dalam rangkaian acara.

"Sudah terjadi peristiwa yang sudah dibenarkan klien kami di mana mereka tanpa sepengetahuan, tidak ada informasi tidak ada dalam rundown tidak dikasih tahu body checking," ujarnya.

Seorang peserta Miss Universe Indonesia 2023, PKN, melaporkan dugaan pelecehan seksual saat body checking ke Polda Metro Jaya, Senin (7/8/2023). (Kompas.com/Cynthia Lova)
"Body check tidak ada di rundown mereka ditodong, cukup membuat klien kami terpukul. Ajang kompetisi yang harusnya meninggikan value perempuan justru diperlakukan sebagai objek," imbuhnya.

Mellisa sendiri menyebut kliennya khawatir foto pemeriksaan badan tersebut disalahgunakan.

"Itu rentan untuk disalahgunakan. Siapa yang bisa menjamin dia tidak menyebarluaskan. Jangan sampai, hari ini tidak ada masalah, 5 tahun ke depan beredar foto teman-teman ini," tuturnya.

Mellisa mengatakan dalam praktiknya, pengecekan badan harus dilakukan dalam tepat yang privat dan dilakukan sesama jenis.

"Kemudian dalam prosedur yang benar, tempatnya privat, sesama jenis, dalam artian kalau yang diperiksa yang dicek adalah perempuan maka yang memeriksa selayaknya perempuan. Kita Kan ada norma dan hukum yang berlaku seperti yang mereka sampaikan dalam perjanjian bahwa Miss Universe Indonesia harus mengutamakan norma dan hukum yang berlaku di sini," jelasnya.

(Tribunnews.com, Bayu Indra Permana)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengakuan Finalis Miss Universe Indonesia 2023 Soal Body Checking, Diomeli Tutupi Dada yang Terbuka.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved