Berita Nasional
Buntut Viral Pernyataan Kritik dan Hina Jokowi, Rocky Gerung Minta Maaf
Rocky Gerung meminta maaf karena ucapannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berubah menjadi perselisihan publi
TRIBUNAMBON.COM - Rocky Gerung meminta maaf karena ucapannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara berubah menjadi perselisihan publik.
Menurutnya, opini publik jadi terbelah dua baik sisi pro atas pernyataannya, maupun yang kontra atau tak setuju.
"Saya mengerti bahwa ini kemudian membuka perselisihan di publik ada yang pro dan kontra. Saya meminta maaf karena menyebabkan kalian berselisih," kata Rocky.
Rocky menegaskan bahwa permintaan maafnya tersebut sama sekali bukan ditujukan kepada partai politik dalam hal ini PDIP maupun relawannya.
Namun ia meminta maaf kepada publik yang selama satu pekan ke belakang sudah masuk dalam polemik maupun berselisih antara pro dan kontra dengan pernyataannya.
"Tetapi tadi saya sudah minta maaf karena saya memang menyebabkan perselisihan itu berlangsung. Bukan saya minta maaf pada PDIP atau relawan, itu soal lain," kata Rocky.
"Bahwa saya menyebabkan dalam satu minggu ini orang berselisih ini hinaan atau kritikan, dasarnya itu," jelas dia.
Buntut viralnya pernyataan bajingan tolol yang dilontarkan pengamat politik Rocky Gerung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), membuat sejumlah pihak bergantian membuat laporan polisi.
Sementara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak ingin memperbesar ujaran tersebut.
Ia malah tak ingin melaporkan kasus tersebut dan hanya ingin fokus bekerja.
"Itu hal hal kecil lah, saya kerja saja," kata Jokowi di Senayan Park, Jakarta, Rabu, (2/8/2023)
Rocky Gerung Tak Punya Dendam dengan Jokowi
Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan ada yang ingin mengambil kesempatan pada kasus dugaan penghinaan yang dilakukannya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Rocky menegaskan dirinya tak mengkritik Presiden Jokowi sebagai individu, melainkan pada jabatannya sebagai pejabat publik.
"Saya tidak mengkritik atau menghina Jokowi secara individunya tidak," kata Rocky dalam jumpa pers di kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (4/8/2023).
Dia meyakini Presiden Jokowi mengerti poin kritikannya sehingga tak melaporkan dirinya.
Rocky menuturkan bahwa dirinya memaklumi kalau sebagian publik belum bisa membedakan antara kritikan dan dendam pribadi.
"Saya tidak punya dendam dengan Pak Jokowi. Bahkan anak Pak Jokowi berteman dengan saya," ungkapnya.
"Sekarang pertanyaannya sekarang kok kenapa jadi soal. Artinya ada yang ingin bermain di air keruh," sambungnya.
Dia menduga ada yang mengambil kesempatan atas kritikannya terhadap Presiden Jokowi.
"Tapi saya mengerti tahun politik pasti ada sifat semacam itu, mengambil keuntungan dari problem ini," imbuh Rocky.
(Tribunnews.com/Fersianus Waku)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/heboh-pernyataan-hina-jokowi-rocky-gerung-khilaf-dan-minta-maaf.jpg)