Jumat, 15 Mei 2026

Inflasi Bulan Juni 2023 di Maluku Meningkat Tajam 1,07 Persen

Inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku pada bulan Juni 2023 tercatat cukup tinggi.

Tayang:
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku pada bulan Juni 2023 tercatat cukup tinggi.

Berdasarkan rilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi bulanan gabungan kota di Provinsi Maluku tercatat sebesar 1,07 persen (mtm).

Demikian disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Rawindra Ardiansah, Kamis (6/7/2023).

Rawidra mengatakan inflasi tersebut lebih tinggi dari Bulan Mei 2023 yang sebesar 0,85 persen (mtm).

Bahkan lebih tinggi dari Nasional sebesar 0,14 persen (mtm).

"Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan bulan Mei 2023 yang mengalami inflasi sebesar 0,85 persen (mtm). Realisasi inflasi gabungan kota di Provinsi Maluku lebih tinggi dibandingkan nasional yang sebesar 0,14 persen (mtm).

Baca juga: Upaya Tekan Inflasi, Tim TPID Kota Ambon dan Dirjen Otda Tinjau Pasar, Harga Terpantau Naik

Dijelaskannya, tekanan harga yang terjadi pada Juni 2023 utamanya didorong oleh kelompok Transportasi dengan inflasi 2,38 persen (mtm) yang mencatatkan andil sebesar 0,34 persen.

Selain itu, inflasi juga terjadi pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 1,70 persen (mtm) dengan andil sebesar 0,55 persen.

"Tingginya tekanan harga pada kedua kelompok tersebut tercermin dari lima besar komoditas pendorong inflasi Juni 2023, yaitu tarif angkutan udara, beras, bahan bakar rumah tangga (BBRT), cabai rawit dan sawi hijau," jelasnya.

Secara umum, musim liburan sekolah dan cuti bersama dalam rangka peringatan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha turut meningkatkan permintaan, khususnya angkutan udara dan komoditas pangan.

Di sisi lain, dampak dari kebijakan pemerintah seperti penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) turut mendorong kenaikan harga khususnya pada komoditas beras dan BBRT.

"Dengan terus meningkatnya tekanan inflasi pada dua bulan terakhir, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus memperkuat berbagai upaya sinergis dan intensif untuk meredam tingkat inflasi, khususnya yang berasal dari Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved