Tradisi Maluku
Mengenal Tradisi Abdau Negeri Tulehu Beserta Maknanya
Abda'u berasal dari kata Abada yang artinya Ibadah yang bermakna pengabdian seorang hamba kepada sang Khalik.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Abda'u merupakan tradisi di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah setiap hari perayaan Idul Adha.
Informasi yang dihimpun TribunAmbon.com dari panitia pelaksanaan Karnaval Abda'u, Kamis (29/6/2023).
Abda'u berasal dari kata Abada yang artinya Ibadah yang bermakna pengabdian seorang hamba kepada sang Khalik.
Tosi/Lirik yang berbunyi 'ABDA'U BISSMILLAHI WARRAHMAANI WABIRRAHIMI DAAIMIL IHSAANI' yang artinya sesungguhnya suatu pekerjaan (ibadah) itu diawali dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. 'Kebaikan Selalu Tercurah kepada HambaNya yang Mengabdi'.
Atraksi Dinamis yang dilakoni ratusan hingga ribuan pemuda Tulehu yang saling berdesakan-desakan untuk mengangkat bendera setinggi-tingginya.
Hal itu sebagai perwujudan refleksi pengakuan kehambaan yang tulus dalam menerima Islam sebagai agama langit yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW untuk tetap lestari dan abadi di bumi Haturessy, Negeri yang damai ini.
Bendera berwarna hijau melambangkan kesuburan dengan tulisan 'LA ILLAHA ILLALLAH MUHAMMADARASULULLAH', artinya Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusanNya.
Sementara tulisan berwarna kuning melambangkan kemakmuran atau kejayaan.
Asal-usul Atraksi Abda'u di Negeri Tulehu.
Ada dua alasan utama the founding father bahwa untuk mengimplementasikan dan mengenang peristiwa penting yang mendasar dalam sejarah perjalanan pengembangan peradaban manusia khususnya misi Islam dari tanah Arab sampai ke Negeri Tulehu di Uli Solemata Jazirah Leihitu.
Abda'u merupakan refleksi nilai sejarah yang terinspirasi dari sikap kaum pemuda Anshor yang dengan gagah perkasa dan gembira menyambut Hijrahnya Rasulullah dari Makkatulmukarramah ke Madinatul Munawarah yang disambut dengan syair yang artinya telah datang bulan (Nabi Muhammad) kepada kami dara penjuru Tsam Yatil Wadan dan kami bersyukur kepadanya.
Dari sinilah agama Islam mulai disiarkan secara terbuka dan berkembang pesat.
Abda'u merupakan refleksi dari masyarakat Tulehu tempo dulu yang hidup berkelompok di Hena-Hena diantara gunung Salahutu dan Bukit Huwe yang masih belum mengenal agama langit/samawi menyambut dengan rasa syukur ikhlas, serta gembira menerima dan mengeluk-elukan para Aulia (Ulama Besar) yang membawa ajaran agama Islam bagi masyarakat di Jazirah Leihitu dan khususnya di Uli Solemata.
Peristiwa itulah menjadi awal dari sebuah proses perubahan peradaban masyarakat di Jazirah
Makna Tradisi Abda'u Negeri Tulehu.
Salah satu makna dari tradisi ini ialah melestarikan nilai sejarah Hijrahnya Rasulullah Muhammad SAW, menghayati nilai-nilai sejarah masuknya Islam yang dibawa oleh para Ulama di Uli Solemata, Jazirah Leihitu.
Selain itu juga Abda'u membentuk karateristik dan jati diri pemuda pemuda Tulehu yang mempunyai kepekaan sosial dan rela berkorban demi kemaslahatan umat, membangkitkan gelora kebersamaan dan kesepenanggungan antara pemuda Tulehu.
Manakala penduduk Tulehu terdiri dari berbagai suku dalam satu kesatuan pemuda Haturessy yang utuh, kompak dan tangguh. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/askar-Abdau-x.jpg)