Kasus HIV AIDS di Ambon
Hati-hati, Ada 55 Kasus HIV/AIDS Terdeteksi di Kecamatan Sirimau - Ambon
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ambon, Rems Tale mengatakan, angka tersebut jadi urutan wilayah tertinggi kedua penularan
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 55 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) terdeteksi di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ambon, Rems Tale mengatakan, angka tersebut jadi urutan wilayah tertinggi kedua penularan HIV/AIDS.
“Di Kecamatan Sirimau ada 55 kasus yang kita temui,” kata Rems Tale, Rabu (21/6/2023).
Dijelaskan, untuk wilayah dengan angka tertinggi pertama ada pada Kecamatan Nusaniwe dengan jumlah 66 kasus.
Kemudian, Kecamatan Teluk Ambon sebanyak 10 kasus, Teluk Ambon Baguala delapan kasus, dan Leitimur Selatan hanya satu kasus.
“Jadi jika ditotalkan ada 150 kasus selama 2023 ini,” ungkapnya.
Ia menerangkan, dari 150 kasus itu 10 diantaranya sudah masuk dalam gejala AIDS.
Baca juga: Agus Ririmase Sebut Faktor Ekonomi jadi Penyebab Kasus HIV/AIDS Meningkat di Ambon
Sedangkan, 140 lainnya adalah positif HIV.
Diketahui, HIV menyebabkan AIDS dan mengganggu kemampuan tubuh melawan infeksi.
Virus ini dapat ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, air mani, atau cairan vagina.
Cara penyebarannya pun bisa melalui produk darah (jarum yang tidak steril atau darah yang tidak disaring).
Selain itu, melalui hubungan seks vaginal, anal, atau oral tanpa alat pengaman.
Dan dari ibu ke bayi dalam proses mengandung, persalinan, atau menyusui.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2162023-Rems-Tale.jpg)