Selasa, 9 Juni 2026

Maluku Terkini

Warga Minta Pemerintah Segera Perbaiki Kerusakan Jalan di Negeri Hatu - Malteng

Diakuinya, Pemerintah telah meninjau jalan rusak tersebut, namun hingga kini belum ada perbaikan. Lanjut dijelaskannya, jalan rusak tersebut akibat

Tayang:
Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina
Kondisi jalan amblas di Negeri Hatu, depan tempat produksi Batu Bata Dedy Hehamony, Senin (1/5/2023) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga di Negeri Hatu, Kabupaten Maluku Tengah minta Pemerintah segera memperbaiki kerusakan jalan di dalam perkampungan.

Pasalnya, kondisi jalan di Negeri Hatu amblas hingga memakan setengah badan jalan.

"Kami harapkan segera diperbaiki, kasian itu jalan utama, akses tapi rusak sampai parah begitu," kata salah seorang warga Dedy Hehamony kepada TribunAmbon.com, Senin (1/5/2023).

Diakuinya, Pemerintah telah meninjau jalan rusak tersebut, namun hingga kini belum ada perbaikan.

"Kapan lalu su tinjau, tahun 2023, cuma katong belum dengar lagi ini," jelasnya.

Lanjut dijelaskannya, jalan rusak tersebut akibat abrasi pada akhir tahun 2022 lalu.

"Rusak dari tahun lalu itu ade, gara-gara ombak cuaca seng bagus," tandasnya.

Baca juga: Ratusan Meter Jalan di Negeri Hatu Rusak Berat, Hanya Bisa Dilewati Satu Kendaraan

Baca juga: Saksi Kasus Kontainer Terjebur di Laut Pelabuhan Namlea Diperiksa, Salah Satu Kapten KM. Dorolonda

Disisi lain, pengendara yang lewat juga meminta Pemerintah untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

Pasalnya, sangat membahayakan bagi para pengendara yang lewat di Jalan berstatus jalan Provinsi itu.

Apalagi bila malam hari, bisa membahayakan keselamatan pengendara.

"Diperbaiki lah secepatnya, ini sudah lama. Kalau tidak diperbaiki lama-lama habis ini jalan. Terputus nanti," kata Adam.

Pantauan TribunAmbon.com, jalan rusak di Negeri Hatu terbagi di dua lokasi.

Yakni pada jalan utama masuk Negeri Hitu, dan daerah tengah, dekat lokasi pembuatan Batu Bata milik Dedy Hehamony.

Kerusakan pun terhitung berat.

Pasalnya, jalan amblas tersebut sekitar 10 meter dari talud, dengan kedalaman 3 meter.

Sejumlah pengendara pun wajib berhati-hati lantaran hanya bisa dilewati satu kendaraan roda empat.

Terutama pengendara yang lewat di malam hari, akibat penerangan yang kurang. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved