Fakultas MIPA Universitas Pattimura Gelar Olimpiade Sains 2023
akultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pattimura menggelar Olimpiade Sains 2023.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pattimura menggelar Olimpiade Sains 2023.
Olimpiade yang diikuti ribuan pelajar Maluku itu akan pada 14 hingga 17 Maret 2023 di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon.
Dekan FMIPA Unpatti, Pieter Kakisina dalam sambutannya mengatakan bahwa kecintaan akan sains dan matematika semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dari jumlah peserta yang meningkat sebanyak 100 persen dari olimpiade sebelumnya.
"Kita bersyukur bahwa hari ini akan dilakukan lomba sains dengan jumlah peserta 2807, ini menunjukkan kecintaan terhadap sains sebagai dasar teknologi makin dicintai oleh siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA," ucapnya, Selasa (14/3/2023).
Selanjutnya ia mengatakan, dalam setiap kompetisi akan ada yang gagal maupun berhasil, namun jiwa berkompetisi itu yang harus ditanamkan.
"Karena ini merupakan lomba, harus saya sampaikan bahwa ada yang pasti mendapat juara tapi juga ada yang gagal, namun jiwa berkompetisi itu penting. Kalaupun yang tidak masuk final dan mendapat medali tidak perlu putus asa," kata dia.
Baca juga: Mau Perdalam Ilmu Matematika dan Pengetahuan Alam? Ini Alasan Tak Perlu Ragu Pilih MIPA Unpatti
Kakisina kemudian mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang akan berkompetisi, juga kepada guru pendamping dan semua sekolah yang terlibat.
"Selamat berlomba, sukses untuk kalian semua, sukses untuk guru pendamping dan semua sekolah yang tahun ini berkesempatan ikut berkompetisi dalam Olimpiade Sains dan Matematik FMIPA di tahun 2023," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I (Bidang Akademik), Fredy Leiwakabessy, yang hadir mewakili Rektor Universitas Pattimura mengatakan bahwa kompetisi memiliki peranan besar dalam proses pembelajaran.
Kompetisi akan menunjukkan kompetensi dari para murid dan guru.
"Kompetisi ini punya peran yang sangat besar, kalau dalam proses pembelajaran kompetisi tidak terjadi maka kita disitu bisa kita lihat kemampuan atau kompetensi dari anak-anak kita sekaligus juga kita bisa melihat kompetensi dari para guru," ucapnya.
Lanjutnya, inovasi dan kreativitas akan lahir dari anak-anak kita lewat Ooimpiade ini.
"Kompetisi ini juga akan melahirkan inovasi dan kreativitas tetapi juga akan memberikan bagi anak-anak kita perkenalan dengan teman-teman,"
Dirinya juga berharap agar kedepannya FMIPA dapat mendesain olimpiade ini dalam bentuk kontekstual, sehingga para peserta dapat belajar memecahkan masalah-masalah lingkungan yang ada.
"Kami berharap tidak hanya kompetisi dalam soal tertulis, kedepannya olimpiade lebih sifatnya kontekstual sehingga tidak hanya tertulis tetapi mereka juga bisa belajar dari konteks dalam memecahkan berbagai problem yang ada melalui sains dan matematic. Kita lihat presentasi- presentasi mereka untuk memecahkan masalah yang ada di lingkungan sehingga memberikan kontribusi bagi kemampuan berpikir kedepan," harapnya.
Salah seorang peserta dari SMA Negeri 5 Ambon, Alexandri Metiary mengaku dirinya sangat bersemangat karena bisa mengikuti Olimpiade Sains FMIPA tahun 2023.
"Saya sangat bersemangat hari ini, semoga segala persiapan yang selama ini ditempuh mendapat hasil yang maksimal," cetusnya.
Adapun sebanyak 2807 peserta tingkat SD, SMP, dan SMA yang berasal berbagai sekolah di pulau Ambon, MBD, Buru, Saparua dan Haruku.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Kepala Cabang BNI Ambon, serta hadir para guru pendamping dan orangtua dari para siswa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Fakultas-MIPA-Universitas-Pattimura-Gelar-Olimpiade-Sains-2023.jpg)