Breaking News:

Kongres GAMKI ke XII di Ambon, 700 Peserta Bakal Tinggal di Rumah Warga, Rasakan Hidup Toleransi

Sebanyak 700 peserta dari seluruh Indonesia akan datang mengikuti Kongres Nasional ke XII Gamki di Kota Ambon.

Ist
Konferensi Pers Kongres XII GAMKI di Gedung Baileo Oikumene Ambon, Selasa (24/1/2023) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 700 peserta dari seluruh Indonesia akan datang mengikuti Kongres Nasional ke XII Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia ( GAMKI ) tahun 2023 di Kota Ambon.

Ketua Panitia Kongres Nasional ke XII GAMKI, Lucky Wattimury mengatakan pihaknya berencana menempatkan ratusan peserta tersebut tinggal di rumah Jemaat.

Tinggal dirumah warga menurutnya, salah satu alternatif yang baik agar peserta juga merasakan kehidupan toleransi di Maluku.

Serta jemaat Gereja juga ikut merasakan bagian dari Kongres Nasional GAMKI.

"Sampai ada beberapa alternatif yang kita bicarakan, harapan kami peserta bisa tinggal di rumah jemaat, itu lebih baik. Karena kita mau kongres ini sebagian dari tanggung jawab bersama kehidupan bergereja sehingga bagaimana menempatkan peserta di rumah-rumahan jemaat itu yang paling penting," kata Wattimury kepada wartawan di Gedung Baileo Oikumene, Ambon, Selasa (24/1/2023) sore.

Tinggal di rumah jemaat, lanjutnya, masih tentatif.

Baca juga: 2023, Ambon Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional XII GAMKI

Pihaknya pun masih berkoordinasi dengan tiap-tiap Klasis untuk mengetahui kondisi terkini para jemaat.

"Kami juga memiliki alternatif kalau memang hambatan atau pertimbangan-pertimbangan lain mungkin bagi orang-orang tertentu di Ambon, bisa kita tempati di balai-balai atau rumah diklat atau balik kesehatan dan lainnya jadi semua alternatif sudah dipersiapkan oleh panitia dengan DPD GAMKI Maluku dan ini pun kami sudah sampaikan kepada ketua umum," tambahnya.

Sementara itu, terkait materi study meeting yang merupakan agenda kongres, akan membahas isu-isu lokal.

Seperti UU daerah kepulauan, Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) yang hingga saat ini belum ada kepastian regulasi.

Serta isu-isu lokal lainnya, sebagaimana koordinasi dengan Ketua Umum DPP GAMKI.

"Isu-isu yang diangkat diharapkan nantinya akan ditindaklanjuti dalam kerja steering committee. Kendati membangun Maluku itu harus dimulai dari laut dengan berbagi potensi sumberdaya didalamnya," jelasnya.

Wattimury meyakini, segala kesiapan sudah dimatangkan panitia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved