Breaking News:

Balita Stunting di Maluku Tengah Meningkat, Kini di Angka 2.046 Penderita

Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah mencatat saat ini angka stating di daerah itu berada di angka 2.046 penderita.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
(Shutterstock/Pizza Stereo)
Ilustrasi stunting 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah mencatat saat ini angka stating di daerah itu berada di angka 2.046 penderita dengan tingkat prevalensi sebesar 7,17 persen.

Angka ini terbagi dari balita pendek sebanyak 1.602 dan balita sangat pendek sebanyak 444 orang.

Jumlah ini kemudian dilaporkan naik dari tahun sebelumnya sebanyak 1.487 penderita dengan tingkat prevalensi 5.26 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tengah, Zahlul Ikhsan kepada TribunAmbon.com mengatakan, peningkatan itu terjadi karena perbaikan penginputan data.

"Penyebab meningkatnya adalah karena perbaikan input data dengan presentase yang cukup signifikan," kata Ikhsan kepada TeribunAmbon di Masohi, Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Lowongan Kerja Satgas Stunting Perorangan Perwakilan BKKBN Maluku Tahun 2023, Syarat dan Cara Daftar

Lanjutnya, meski demikian Maluku Tengah masih tergolong baik dalam pencapaian target rata rata nasional yakni harus ada di bawah angka 14 persen pencapaian penurunan.

Tapi kabupaten Maluku Tengah di tahun 2022 aja sudah mencapai target yang di patok secara nasional. 

Pihaknya pun saat ini akan terus berupaya menakan angka Stunting dengan menggerakkan seluruh Puskesmas dan Pustu di daerah itu.

"Tentunya kita terus berupaya menyelesaikan masalah Stunting ini sesuai dengan target pemerintah pusat," pungkasnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved