Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Kuat Maruf Merasa Tak Bersalah atas Kematian Yosua: Saya Belum Tahu Salahnya Dimana?

Kuat Maruf mengungkapkan perasaannya terkait peristiwa terbunuhnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di kediaman dinas Ferdy Sambo.

Penulis: Sinatrya Tyas | Editor: Fitriana Andriyani
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti dan Irwan Rismawan
Sering bikin tertawa seisi ruang sidang, terdakwa pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf ternyata menyimpan rasa sakit hati. 

TRIBUNAMBON.COM -   Kuat Maruf mengungkapkan perasaannya terkait peristiwa terbunuhnya Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat di kediaman dinas Ferdy Sambo.

Kuat Maruf mengaku sedih dengan apa yang terjadi pada Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang meregang nyawa di kediaman Ferdy Sambo.

"Sedih lah," kata Kuat Maruf menjawab pertanyaan Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/1/2023).

Selain itu, Kuat Maruf juga mengaku menyesal dengan kejadian nahas tersebut.

"Menyesal pak," katanya.

"Habisnya seharusnya tidak seperti ini," lanjut Kuat Maruf.

Akan tetapi, Kuat Maruf tak merasa bersalah dengan peristiwa yang menewaskan Yosua.

"Kalau bersalah saya belum tahu salahnya dimana," katanya.

Dia menegaskan hanya merasa sedih dan menyesal terlebih pada keluarga Brigadir J.

"Kalau sedih dan menyesal tentu apalagi pada keluarga almarhum," katanya.

"Biar gimana Yosua juga rekan saya," tutup Kuat Maruf.

Kuat Maruf Sempat Menangis

Ferdy Sambo eks Kadiv Propam Polri yang juga terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, sempat meminta Kuat Ma'ruf jujur soal skenario pembunuhan.

Bahkan, Kuat juga ditanyai Ferdy Sambo soal kesiapannya mendekam di penjara.

Hal itu diungkapkan Ferdy Sambo saat persidangan berlangsung di Pengadian Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).

Dikatakan Ferdy Sambo, ia sebelumnya sempat menelepon Kuat Maruf yang sedang diperiksa sebagai tersangka.

"Waktu itu dia (Kuat) menangis."

"Saya bilang 'Kuat saya sudah menyampaikan peristiwa sebenarnya di Duren Tiga bahwa saya ada di lokasi, bukan datang setelah kejadian. Kamu cerita saja semuanya', lalu dia menangis," kata Ferdy Sambo menjawab pertanyaan pengacaranya, Rasamala Aritonang, dikutip dari Kompas TV.

Sering bikin tertawa seisi ruang sidang, terdakwa pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf ternyata menyimpan rasa sakit hati.
Sering bikin tertawa seisi ruang sidang, terdakwa pembunuhan Brigadir J, Kuat Maruf ternyata menyimpan rasa sakit hati. (Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti dan Irwan Rismawan)

(TribunAmbon.com)(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)(kompasTV)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved