Ambon Hari Ini
Soal Pengeroyokan di Karpan Ambon, Ini Penjelasan Polisi
Pelapor adalah Melian Agus Nahumury yang menjadi korban pengeroyokan oleh Geovano Hunitetu dan ayahnya.
Penulis: Ode Alfin Risanto | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Ode Alfin Risanto
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kasi Humas Polresta Ambon, Iptu Moyo Utomo pastikan penanganan kasus perkelahian di kawasan Karpan, Minggu (25/12/2022) dini hari sesuai prosedur.
Dijelaskan, Geovano Hunitetu ditetapkan sebagai tersangka dalam laporan polisi : LP/B/226/SPKT/SEK SIRIMAU/RESTA AMBON/MALUKU tertanggal tanggal 25 Desember 2022.
Pelapor adalah Melian Agus Nahumury yang menjadi korban pengeroyokan oleh Geovano Hunitetu dan ayahnya.
Sedangkan Melian Agus Nahumury juga jadi tersangka atas laporan polisi LP/B/225/XII/2022/SPKT/Polsek Sirimau/Polresta Ambon/Polda Maluku, tanggal 25 Desember 2022.
Dimana pelapor sahabat Geovano Hunitetu yakni Elco Urlialy yang menjadi korban pemukulan saat hendak melerai masalah tersebut.
“Jadi kasus ini ada dua laporan Polisi, dimana Geovano Hunitetu dan Melian Agus Nahumury sudah di tetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan,” ucap Moyo kepada TribunAmbon.com, Sabtu (7/1/2023) sore.
Moyo menjelaskan kasus ini bermula pada Minggu, (25/12/2022), sekira pukul 01.00 WIT bertempat di JL. Petra RT.002/RW.005 Melian Agus Nahumury sementara beristirahat di rumah mertuanya.
Kemudian mendengar suara musik nyaring dari dari rumah tetangga, lantas Melian menyuruh iparnya yakni ongen Lewerissa pergi memberitahukan tetanganya untuk mengecilkan volume music itu.
“Tetangga yang putar music itu langsung mengecilkan volumenya” ujar Moyo.
Baca juga: Polisi Sita 500 Liter Sopi di Terminal Transit Passo, Langsung Dimusnahkan
Baca juga: Tenang! Kini Ada Jasa Pengambil Paket di Kota Ambon, Tinggal Call Aja
Tidak sampai disitu, beberapa menit kemudian Melian mendengar bunyi nyaring motor yang di bunyikan berulang ulang dari luar rumahnya.
“Saat hendak mengecek keluar ternyata motor tersebut sudah pergi,” tuturnya.
Namun tak berselang berapa lama kendaraan tersebut datang kembali dan ternyata yang menunggangi motor itu adalah Geovano Hunitetu dan temanya Orlando Arist Tiwery.
“Melihat motor tersebut datang kembali, Melian langsung menegur pengendara itu yang tak lain adalah Geovano Hunitetu dan temanya,”ucapnya.
Dan saat itu, terjadi pemukulan terhadap Geovano dan temanya.
Sontak kejadian itu di dengar oleh Elco Urlialy yang merupakan teman Geovano yang sedang berada tidak jauh dari lokasi kejadian,
“Saat melerai kejadian itu korban yang buat laporan polisi Elco Urlialy juga dipukul oleh Melian dan beberapa orang yang diduga keluarga Melian,” tutur moyo.
Tidak sampai disitu setelah warga sekitar selesai melerai pertengakaran tersebut, ternyata Geovano Hunitetu bersama keluarganya datang kembali mencari Melian.
Setelah Melian dan Geovano Hunitetu dan keluarganya bertemu untuk membicarkan masalah tersebut dengan baik baik.
Malah Geovano Hunitetu langsung memukul Melian dan ayah Geovano terlihat ikut pukul.
“Saat itu saling berkelahi disana dan warg sekitar juga langsung melerai,” pungkasnya.
Atas kejadian tersebut keduanya saling melapor di Polsek SIrimau.
“Kasus ini dalam penyelidikan, dan tentu polisi bekerja sesuai prosedur, Kapolsek tidak ada memihak manapun,” tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Moyo-utomo-iptu.jpg)