Breaking News:

Festival Tunas Bahasa Ibu

Seluruh Peserta dari Maluku Tenggara, Tanimbar dan Buru Siap Tampil di Festival Tunas Bahasa Ibu

Seluruh peserta sudah siap tampil di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang akan berlangsung Sabtu (3/12/2022) malam ini.

Ist
Seluruh Peserta dari Maluku Tenggara, Tanimbar dan Buru Sudah Siap Tampil di Festival Tunas Bahasa Ibu 

TRIBUNAMBON.COM -- Seluruh peserta sudah siap tampil di Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang akan berlangsung Sabtu (3/12/2022) malam ini.

Baik peserta dari Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar dan Buru mengaku sudah siap tampil.

Peserta yang memiliki nama Wilhelmina Atajalim yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar mengaku senang sekali mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu ini.

"Senang sekali dan siap tampil karena terlibat merevitalisasi bahasa daerah saya sendiri, bahasa Yamdena," ucap dia.

Masih dari Tanimbar, guru yang mendampingi, Elsina Lalin mengatakan pelaksanaan FTBI ini sangatlah bagus dan semoga pelaksanaan FTBI pada tahun ke depannya tetap ada dan dikembangkan.

Selain itu, beliau berjanji akan melanjutkan kegiatan ini kepada siswa-siswa yang lain di sekolah tempat beliau mengajar.

Geisha Jamlean, salah seorang peserta dari Maluku Tenggara mengatakan pelaksanaan FTBI ini sangat bermanfaat, karena dapat memelihara bahasa Kei agar tidak mengalami kepunahan.

Baca juga: Persiapan Panitia Jelang Festival Tunas Bahasa Ibu di Maluku Sudah Rampung

Mengenai persiapan, Geisha mengatakan persiapan sudah matang dan sangat maksimal.

Selain itu, dia juga berharap bahwa FTBI ini jangan hanya untuk jenjang SD dan SMP saja, melainkan melibatkan SMA juga.

Peserta yang lain yang bernama Hijashinta Rettob juga mengatakan sangat senang sekali mengikuti FTBI tingkat provinsi, karena bisa belajar banyak hal tentang bahasa Kei.

Mengenai kesiapannya mengikuti FTBI tingkat provinsi ini, dia mengatakan sudah sangat siap mengikuti FTBI tingkat provinsi ini.

Selain itu, salah seorang guru pendamping yang bernama Marthina Mayabubun, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan FTBI ini, karena mengangkat bahasa daerah sebagai kebudayaan Kei di tingkat provinsi yang direvitalisasi.

Sehingga bahasa Kei tetap lestari dan tidak mengalami kepunahan.

Mengenai persiapan, beliau mengatakan seluruh peserta dari Maluku Tenggara sangat siap untuk tampil di Lapangan Merdeka Ambon.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved