Breaking News:

Keren, Peserta Pelatihan PKN II Angkatan XXV di Maluku Hasilkan 13 Inovasi Ini

Gubernur Malukuberharap Aparatur Birokrasi Pemerintah Daerah Provinsi Maluku harus menghasilkan satu program tiap tahunnya.

Tanita
Keren, Peserta Pelatihan PKN II Angkatan XXV di Maluku Hasilkan 13 Inovasi Ini 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Peserta Pelatihan PKN II Angkatan XXV di Maluku Hasilkan 13 Inovasi Ini.

13 Proyek Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXV Tahun 2022 lingkup Pemerintah Provinsi Maluku itu, resmi dilaunching di Gong Perdamaian Ambon, Sabtu (3/12/2022).

13 Proyek perubahan inovatif itu yakni, Sinergitas Penanganan KTA, Duku Manis & Sejahtera, Strong Buss, Kabareskrim, Staper Tipe B, SOP BJ, Beta Sikad, Sang Garuda, Garda MI, Satpol BBM, Tekadmu Lantas Berproses, Cek Wasit, dan Rekayasa Pelita Surya.

Launching ditandai dengan penakanan sirine oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir. Habibah Saimima.

Gubernur Maluku dalam sambutan yang dibacakan Saimima mengatakan Aparatur Birokrasi Pemerintah Daerah Provinsi Maluku harus menghasilkan satu program setiap OPD tiap tahunnya.

Tak hanya menghasilkan program, tapi juga diimplentasikan ditiap unit masing-masing.

"Ke-13 Proyek Perubahan yang dilaunching, hendaknya tidak sekedar dilaunching, tetapi setiap pimpinan OPD Wajib mengimplementasikan secara real pada unit kerjanya masing-masing," kata Saimima.

Peserta Pelatihan PKN II Angkatan 2
Peserta Pelatihan PKN II Angkatan XXV di Maluku Hasilkan 13 Inovasi Ini.

Murad berharap, Pemda harus terus berinovasi dan Maluku menjadi daerah sangat inovatif.

"Saya minta agar kita tidak cepat puas dengan capaian yang diraih, dan bisa tetap bersaing dengan daerah-daerah lainnya, sehingga Maluku bisa menjadi daerah yang Sangat Inovatif," ujarnya.

Salah satu hasil karya yang dilaunching dari Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Abdul Haris Provinsi Maluku yakni Rekayasa Pelita Surya.

Bukan Panel Surya biasa, Pelita Surya karya Abdul Haris dan team bersifat dinamis dengan mengikuti pergerakan matahari.
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) ini memiliki alat sun tracking, sehingga penyerapan energi surya lebih maksimal.

"Jadi yang saya buat ini dari yang statis bisa lebih dinamis, bergerak mengikuti arah pergerakan matahari. Jadi sampai matahari mau terbenam, alat nya tetap bisa menyerap energi matahari," jelas Abdul Haris kepada TribunAmbon.com.

Abdul Haris berharap tak hanya penyediaan alat tapi juga regulasi terkait pengaturan Rekayasa Pelita Surya di tingkat Gubernur hingga ke Kabupaten/Kota.

Serta penggunaan Rekayasa Pelita Surya ini mampu dimanfaatkan atau dikelola ke tingkat desa dan membawa keuntungan bagi masyarakat.

"Karena ini diharapkan dipasang dipedesaan untuk membantu masyarakat kalau bisa pengelolaannya itu masyarakat desa melalui Bumdes, dan bila kolaborasi dengan dana desa, kalau ada keuntungan toh bisa kembali ke desa," harapnya.

Diketahui, dalam launching juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi Maluku, Pengadilan Tinggi Ambon, Kanwil Hukum dan Ham Provinsi Maluku, Pengadilan Tinggi Agama Ambon, dan Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku.

Selanjutnya para hadirin melaksanakan kunjungan pada booth-booth pameran dari ke-13 proper yang ada di halaman Gong Perdamaian Maluku.

Serta pemaparan inovasi dari tiap-tiap Kepala OPD.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved