Breaking News:

Anggota DPRD Maluku Tengah Resmi Ditahan Polisi, Ketahuan Nyabu Bersama Rekan-rekannya

nggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah berinisial SB menjadi tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba sudah ditahan polisi.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Tribun Ambon/dok
ILUSTRASI - Barang bukti narkoba dijaring dari penangkapan. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah berinisial SB menjadi tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat ini, ketahuan nyabu bersama sejumlah rekannya pada Jumat (25/11/2022) lalu.

"SB resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah ditaghan" kata Kasat Narkoba Polres Maluku Tengah, Iptu Andi Erwin saat dikonfirmasi TribunAmbon , Rabu (30/11/2022).

Iptu Andi Erwin belum mau membeberkan kronologi penangkapan tersangka. Adapun kronologi kasus tersebut baru akan diungkap pada Rabu pekan depan.

"Untuk rinciannya nanti pada saat press release ya," ujar Andi Erwin.

Adapun saat ini,  tersangka SB ditahan di sel tahanan Polres Maluku Tengah.

Syafi'i resmi ditahan setelah dirinya menjalani pemeriksaan selama 3x24 jam di Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Maluku Tengah.

Baca juga: Anggota DPRD Maluku Tengah Pakai Narkoba Kini Jadi Tersangka, Nasibnya di Demokrat akan Diputuskan

Diketahui,  SB bersama empat orang temannya disergap aparat Satresnarkoba pada Jumat (25/11/2022) lalu.

Setelah diamankan dan diperiksa, kader partai Demokrat ini dijadikan tersangka atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

SB diitetapkan sebagai tersangka setelah penyidik ​​mengantongi hasil tes urine. Ia kemudian positif mengkonsumsi zat adiktif diduga sabu-sabu.

“SB dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba. Kesimpulan itu didapat setelah melakukan tes urine terhadap SB,” lanjut Andi Erwin.

Andi Erwin mengaku barang bukti narkoba yang dijadikan tersangka saat ini masih dilakukan uji laboratorium di Ambon

“Kita harus uji lagi apa itu benar-benar sabu atau narkoba jenis lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Partai Demokrat telah mencopot SB dari jabatannya di partai politik. Partai Demokrat juga akan memberikan sanksi tegas berupa pencopotan dari jabatan anggota DPRD jika kadernya itu terbukti bersalah.  (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved