Breaking News:

Penyalahgunaan Narkoba

Terlibat Narkoba, Anggota DPRD Malteng Ini Siap Terima Sanksi Demokrat

Selain meminta maaf, SB juga mengaku siap menerima segala bentuk konsekuensi atas perbuatannya itu, termasuk sanksi partai.

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
Lukman
SB, anggota DPRD yang diduga ditangkap polisi terkait narkoba. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Syafi'i Boeng alias SB, Anggota DPRD Maluku Tengah yang ditangkap Polisi atas dugaan keterlibatan Narkoba bersama empat orang rekannya di Kota Masohi kini siap menerima sanksi.

Selain meminta maaf, SB juga mengaku siap menerima segala bentuk konsekuensi atas perbuatannya itu, termasuk sanksi partai.

"Karena ini kesalahan saya apapun konsekuensinya yah saya jalani saja. Anggap saja ini adalah teguran. Semua ini tentu ada hikmahnya," kata SB di Masohi, Senin (28/11/2022).

Dikatakan, semua sudah terjadi dan dia harus ikhlas menjalani apa yang diperbuat.

Tidak ada yang perlu disesali, melainkan dijalani dengan ikhlas dan dijadikan sebagai pelajaran.

"Sebenarnya banyak yang sudah ingatkan saya. Tapi yah mungkin sudah nasib saya makannya jalani saja," tutur SB.

SB juga mengatakan bahwa sebagai manusia biasa tentu memiliki keterbatasan.

"Sebagaimana manusia biasa semua orang punya kesalahan asap jangan kita rugikan orang lain, jadi mungkin ini teguran buat saja agar bisa jadi lebih baik lagi ke depannya," tandas SB.

Diberitakan sebelumnya, Partai Demokrat Maluku Tengah sudah memberikan sinyal sanksi terhadap anggotanya yang apabila terbukti secara hukum terlibat kasus Korupsi, Narkotika dan Asusila.

Baca juga: Ini Identitas Anggota DPRD Maluku Tengah yang Ditangkap karena Narkoba, Akui Menyesal dan Minta Maaf

"Pada prinsipnya partai tidak akan mentolerir kader kader yang terlibat dengan kasus seperti, korupsi, penyalahgunaan narkotika juga asusila," tegas Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPC Partai Demokrat Maluku Tengah, Sahrir Silawane dalam video singkat berdurasi 5.42 detik yang diterima Tribunambon, Minggu (27/2022)..

Biarkan pihak kepolisian melakukan segala prosedur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami mohon kepada masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kami partai Demokrat untuk menghargai proses yang sementara berjalan di kepolisian,"ucap Silawane.

Publik Maluku Tengah juga diminta bersabar menunggu sampai polisi benar benar bekerja dan menyelesaikan proses proses pemeriksaan untuk kemudian mendapatkan status yang jelas dari yang bersangkutan. Baru kemudian partai Demokrat akan bersikap.

" Partai Demokrat kabupaten Maluku tengah ingin menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Maluku tengah. Yang lebih terkhusus masyarakat Seram Utara Raya yang merupakan adalah daerah pemilihan dari kader kami," tutup Silawane.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved