Breaking News:

PPPK 2022

90 Tenaga Honorer Guru di Ambon Tak Lolos Verifikasi Administrasi PPPK

Kepala Kepegawaian Sumber Daya Alam (BKSDM) Kota Ambon, Benny Selanno ungkap sebanyak 90 tenaga honorer guru di Ambon tak lolos verifikasi Pegawai Pem

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Mesya
AMBON: Kepala BKSDM Ambon, Benny Selanno ungkap sebanyak 90 tenaga honorer guru tak lolos verifikasi, Minggu (27/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kepegawaian Sumber Daya Alam (BKSDM) Kota Ambon, Benny Selanno ungkap sebanyak 90 tenaga honorer guru di Ambon tak lolos verifikasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja ( PPPK).

Pasalnya, 90 guru ini ternyata tidak memiliki persyaratan utama yakni ijazah Strata 1 (S1).

Mereka yang mendaftar adalah guru dengan pendidikan Diploma (D2) dan D3.

“Memang ada 90 tenaga honorer khususnya di bidang pendidikan yang tidak lolos verifikasi,” kata Selanno, Minggu (27/11/2022).

Dijelaskan, yang ikut mendaftar ada sebanyak 650 orang.

Namun, dari pendaftaran itu hanya 560 guru yang lolos verifikasi berkas.

Sehingga, untuk 90 orang guru yang tidak lolos verifikasi, pihakya akan meminta pertimbangan dari MenpanRB.

Selain itu, pihaknya akan menyurati Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena untuk meminta pertimbangan Menpan agar 90 guru ini dapat dibantu terutama bagi yang kehabisan waktu saat online.

Baca juga: Lowongan Kerja PPPK Tenaga Kesehatan BKN, Berikut Lokasi Seleksi untuk Ambon

"Kita akan data dari 90 orang ini ada hal yang bisa kita bantu seperti yang saat online dan tiba-tiba waktunya habis," ujarnya.

Dijelaskan, yang tidak dapat dibantu itu
seperti ijasah, yang pendidikan masih D2 dan D3.

"Kita sarankan untuk selesaikan dulu agar kemudian merupakan persyaratan dasar pengangkatan sebagai seorang guru," jelasnya.

Diketahui, sebanyak 1.162 kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) disiapkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI bagi Kota Ambon.

Kuota tersebut dibagi atas dua kebutuhan tenaga utama.

Yakni, tenaga pendidikan dengan jumlah kuota yang disediakan sebanyak 942 dan tenaga kesehatan sebanyak 220.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved