Breaking News:

Honorer di Malteng

Di Hadapan Pj Bupati Maluku Tengah, Hal Tak Terduga Ini Disampaikan Honorer di Masohi

Salah satu honorer nekat memberanikan diri maju di hadapan Pj. Bupati, kemudian menyampaikan bahwa ada sejumlah oknum yang hanya beraktivitas di pasar

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Lukman
HONORER: Salah satu pegawai non ASN atau honorer saat menyampaikan keluhan atas nasib mereka kepada Pj. Bupati Maluku Tengah dan sejumlah kepala SKPD di Kantor Bupati, Kota Masohi, Rabu (12/10/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Tatap muka bersama Penjabat (Pj) Bupati Maluku Tengah ( Malteng ), Muhamat Marasabessy hal tak terduga disampaikan secara terbuka oleh salah seorang guru honorer di Kota Masohi, Rabu (12/10/2022).

Salah satu honorer nekat memberanikan diri maju di hadapan Muhamat Marasabessy kemudian menyampaikan bahwa ada sejumlah oknum yang hanya beraktivitas di pasar dan di rumah, namun tiba-tiba namanya ada dalam data 2.868 tenaga honorer.

"Dari 2000 sekian data yang sudah di-input itu kami lihat disitu bahwa ada kejanggalan disitu pak, data itu ada pegawai honorer yang hanya duduk di pasar, di rumah, itu mereka diinput, sedangkan hak hak kami tidak diinput pak," tanya Anastasya, salah satu honorer di hadapan Bupati dan sejumlah jajaran kepala dinas di Kantor Bupati, Rabu (12/10/2022).

Padahal kata dia, masih banyak pegawai honorer yang sudah mengabdi hingga dua puluh tahun, namun nama mereka belum terinput dalam sistem online.

"Saya sudah mengabdi selama 12 tahun, sementara teman teman yang lain bahkan lebih dari itu seperti yang bapak Bupati katakan ada yang sudah sampai 20 tahun," ujar dia.

Penyampaian itu pun mendapatkan sorakan dari seribu lebih pegawai honor yang hadir saat itu.

Baca juga: Pukat Seram Minta Pj Bupati Bongkar Kasus Honorer Bodong di Pemkab Malteng

Akhirnya kepada Pj Bupati dan jajaran pegawai di Badan Kepegawaian dan Pemngembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) agar serius melihat masalah itu.

"Kami minta bapak Pj Bupati maupun pegawai BKD, tolong diperhatikan pak," tutup dia berharap.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved