Breaking News:

Dugaan Korupsi

Kasus Dugaan Korupsi Jalan Inamosol – SBB Senilai 31 Miliar Naik Tahap Penyidikan, Jaksa; Ada Temuan

Wahyudi mengatakan naiknya status ke tahap penyidikan itu berdasarkan hasil penilaian ahli dan setelah serangkaian penyelidikan berupa pengumpulan dat

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
Istimewa
DUGAAN KORUPSI: Kondisi jalan di Desa Rumbatu - Desa Manusa, Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB ). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kasus dugaan penyimpangan pekerjaan proyek pembangunan jalan ruas Desa Rumbatu - Desa Manusa, Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB ) naik tahap penyidikan.

Demikian disampaikan Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Wahyudi Kareba terkait perkembangan kasus proyek jalan di Inamosol itu, Kamis (6/10/2022).

Wahyudi mengatakan naiknya status ke tahap penyidikan itu berdasarkan hasil penilaian ahli dan setelah serangkaian penyelidikan berupa pengumpulan data dan keterangan dari saksi-saksi.

"Sesuai rilis dari Aspidsus Kejati Maluku, Triono Rahyudi, terkait dengan laporan masyarakat mengenai dugaan penympangani pekerjaan proyek pembangunan jalan ruas Desa Rumbatu - Desa Manusa, Kecamatan Inamosol, SBB tahun 2018, tim meningkatkan tahapannya ke tingkat penyidikan," kata Wahyudi.

Lanjutnya, berdasarkan hasil tersebut ada temuan pidana yang didapat.

Baca juga: Tim Penyidik Limpahkan Berkas Perkara Dua Kasus Korupsi KPUD SBB ke JPU

"Berdasarkan hasil penilaian ahli dan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan berupa pengumpulan data dan keterangan, Tim menemukan adanya suatu peristiwa pidana, berdasarkan hal tersebut tim meningkatkan tahapannya ke tingkat Penyidikan," tambah Wahyudi.

Untuk diketahui, Kejati Maluku mulai menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyelidikan (Sprinlid) terhadap kasus di Bumi Saka Mese Nusa pada Desember 2021 lalu.

Proyek pembangunan jalan sepanjang 24 Kilometer tersebut dimulai sejak tahun 2018 namun hingga kini tak pernah terselesaikan.

Bahkan alami kerusakan lagi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved