Breaking News:

Baru Bangun Tidur, Istri di Haruru Maluku Tengah Histeris Lihat Suami Gantung Diri

Peristiwa gantung diri menggemparkan warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (1/10/2022).

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Salama Picalouhata
Grafis TribunAmbon.com / Alghazali
ILUSTRASI GANTUNG DIRI -- Baru Bangun Tidur, Istri di Haruru Maluku Tengah Histeris Lihat Suami Gantung Diri, Sabtu (1/10/2022). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Peristiwa gantung diri menggemparkan warga Negeri Haruru, Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (1/10/2022).

Seorang warga Negeri Haruru ditemukan tewas gantung diri di ruang tamu rumahnya.

Kasi Humas Polres Maluku Tengah Iptu Wijaya mengatakan, korban merupakan laki-laki berinisial SM (44).

Kejadian ini pertama kali diketahui istri korban saat baru bangun tidur.

"Istri korban bangun dan melihat korban sudah tidak berada ditempat tidur. Setelah itu, istri korban pergi ke rumah miliknya, dengan tujuan untuk menyalakan air, namun pada saat sampai dirumah miliknya, istri korban melihat korban sudah tergantung di pintu ruang tamu miliknya dengan posisi kaki tidak menyentuh lantai," kata Iptu Wijaya.

Baca juga: Viral, Video Seruan Mahfud MD Utang Pinjol Ilegal Tak Perlu Dibayar, OJK: Kami Mendukung

Melihat kejadian itu, istri korban langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga yang ada di kawasan itu.

"Sehingga istri korban berteriak minta tolong dan masyarakat disekitarnya datang untuk menolong korban yang sedang tergantung namun korban telah meninggal dunia danlLangsung dibawah ke (rumah tinggal sementara),"tambah dia.

Kejadian itu kemudian langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Negeri Haruru Brigpol Paulus Iramijaya dan langsung dilaporkan ke SPKT Polres setempat.

Polisi yang menerima informasi kejadian itu langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP)

"Tinpol menerima laporan, langsung turun ke TKP, melakukan olah TKP, amankan TKP, Amankan Barang Bukti, Mencari keterangan saksi, membuat Surat Keterangan penolakan Autopsi dari pihak keluarga,"jelas dia lagi.

Setelah melakukan olah TKP, aparat yang ada di lokasi meminta pihak keluarga untuk melakukan autopsi namun pihak keluarga menolak itu.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban dan menerima kejadian yang terjadi sebagai suatu musibah,"pungkasnya.

Sejauh ini belum diketahui penyebab dan alasan korban nekat bunuh diri.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved