Breaking News:

KPK Ungkap Gudang Buku Milik Pemkot Ambon Dijadikan Rumah Warga Bertahun-tahun, Ini yang Dilakukan

Gudang buku milik Pemkot Ambon ternyata didiami oleh warga kota bahkan telah bertahun-tahun.

Pemkot Ambon
KPK tempel stiker aset daerah di gudang buku milik Pemkot Ambon yang dijadikan sebagai rumah warga di Kadewatan, Tanah Tinggi, Sirimau, Ambon, Selasa (27/9/2022) sore. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi ( Korsupgah ) KPK mengungkapkan adanya gudang buku milik Pemkot Ambon yang dijadikan sebagai rumah bagi tiga kepala keluarga (KK).

Menurut Ketua Tim Korsupgah Wilayah V, Dian Ali, setelah gudang itu dibiarkan kosong, ternyata aset milik daerah ini, didiami oleh warga kota bahkan telah bertahun-tahun.

“Kenapa dulu lalai ya sudahlah, saya susah ngomongmya. Tetapi ini ada tiga kepala keluarga disini,” kata Ketua Tim Korsupgah Wilayah V, Dian Ali, Selasa (27/9/2022) sore.

Dikatakan, langkah selanjutnya yang diambil yakni pemasangan stiker aset daerah, agar tidak diklaim milik pihak lain.

“Yang penting dikasih tanda dulu hari ini, informasikan ini adalah aset pemda. Selanjutnya mau seperti apa tinggal nanti kita lihat tindak lanjutnya,” ungkapnya.

Baca juga: Gedung Jakarta Baru Depan Polda Maluku Disegel Karena Belum Bayar Pajak

Tambahnya, meskipun ini menjadi kesalahan masa lalu yang dilakukan oleh pemerintah, namun tetap memberikan solusi yang baik kepada masyarakat agar citra pemerintah tidak menjadi buruk.

“Saya rasa, meski ini kesalahan masa lalu, kita juga harus bermartabat juga tidak semena-mena. Tapi saya tidak bisa ngomong lebih lanjut, karena bukan kami yang bicara. Jangan sampai juga kita penertiban tetapi tidak bijaksana,” tandasnya.

Diketahui, aset gudang buku milik Pemkot itu berlokasi di Kadewatan, Tanah Tinggi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

On the spot wajib pajak ini dilakukan oleh Korsupgah dengan menggandeng pemkot yakni Dinas Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (DPPRD), dan dihadiri oleh Kepala DPPRD, Rolex De Fretes, Kepala Inspektorat kota, Jopy Silano, dan Kepala Aset Daerah, Muchlis Aksan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved