Breaking News:

Maluku Terkini

DPRD Maluku Minta Penjabat Kepala Daerah Tak Asal Mutasi ASN

Mengingat saat ini dalam Surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian telah mengizinkan Pelaksana Tugas (Plt), Penjabat (Pj), maupun P

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Tanita
MALUKU: DPRD Maluku ingatkan Penjabat di daerah tak asal mutasi ASN. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COMDPRD Maluku mengingatkan para Penjabat Kepala Daerah tak memanfaatkan kesempatan memutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuka hati.

Mengingat saat ini dalam Surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian telah mengizinkan Pelaksana Tugas (Plt), Penjabat (Pj), maupun Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Daerah (Kada) untuk memberhentikan hingga memutasi ASN.

"Dengan terbitnya keputusan Mendagri tersebut, diharapkan PJ kada tak mengganti ASN sesukanya alias menggunakan kewenangan untuk balas dendam kepada birokrat yang bersebrangan,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Maluku, Jantje Wenno, Jumat (23/9/2022).

Lanjutnya, posisi penjabat hanya sementara waktu dan bukan dipilih langsung oleh rakyat melainkan oleh Mendagri.

Wenno mengingatkan jangan sampai tercipta iklim birokrasi yang tak sehat.

"Kalau dengan berdalih efisiensi birokrasi saya pikir menciderai demokrasi, ini hanya bersifat sementara alias melanjutkan kebijakan yang ada sebelumnya, jika main ganti-ganti saja tentunya akan menciptakan iklim birokrasi yang tak sehat,” jelasnya.

Wenno mengharapkan, para penjabat berfokus menyelesaikan permasalahan mendasar yang lebih urgensi di daerah masing-masing.

Seperti ketertinggalan infrastruktur, pengentasan kemiskinan, inflasi akibat melonjaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan tata kelola pemerintahan.

Bila pun ada mutasi atau pemberhentian ASN, diharapkan sesuai dengan keahlian masing-masing.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved