Breaking News:

Ambon Hari Ini

30 September, Raja Negeri Urimessing Siap Dilantik 

Bodewin Wattimena menyatakan pelantikan Raja Urimesing direncanakan Jumat (30/9/22) mendatang.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena saat diwawancarai terkait rencana pelantikan Raja Negeri Urimessing, Jumat (23/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) telah menyetujui satu nama bakal calon Raja Negeri Urimesing

Direncanakan pelantikan Raja Urimesing itu Jumat (30/9/22) mendatang.

“Pelantikan raja definitif Negeri Urimesing diusulkan oleh Saniri Negeri untuk dilantik tanggal 30 September,” ungkap Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, Jumat (23/9/2022).

Dikatakan, dengan dilantiknya Raja Urimesing nantinya, akan menjawab janji pelaksanaan pelantikan 10 kepala pemerintahan Negeri yang belum memiliki raja definitf.

“Ya, saya kan pernah bilang bahwa di bulan September kita akan lantik minimal satu Raja di Kota Ambon, dan rencana pelantikan Raja Urimessing, atas kerja keras tim, kabag pemerintahan, kerja keras saniri negeri, pemuka-pemuka adat, masyarakat di Negeri Urimesing,” ungkapnya.

Lanjutnya, dengan ini maka persoalan terkait dengan penetapan mata rumah parenta yang selama ini bermasalah telah dituntaskan. 

Tinggal proses pelantikan secara adat nantinya waktu yang telah disepakati bersama, dan tentunya disesuaikan dengan waktu pimpinan kota ini.

Baca juga: Penyandang Disabilitas Datangi Balai Kota Ambon, Hal Ini yang Dikeluhkan

Baca juga: Kasus Dugaan Suap dan Gratifikasi Ketua APMA Alham Valeo Naik Penyelidikan Polisi

“Berarti semua persoalan sudah selesai, jadi tinggal tunggu pelantikan secara adat dan pemerintahan,” tutur Wattimena.

Ia menambahkan, melalui kerja keras Pemkot, terbayarkan dengan adanya pelantikan Raja Negeri Urimesing.

“Kerja keras kita di bulan September ini ada Raja defenitif yang kita lantik,” tandasnya.

Diketahui, 10 negeri adat yang belum memiliki raja definitif ini antara lain Negeri Laha, Urimesing, Amahusu, Rumah Tiga, Passo, Naku, Batu Merah, Tawiri, Silale, dan Hative Besar. 

Setelah pelantikan Negeri Urimesing, maka akan tersisa sembilan Negeri. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved