Breaking News:

Maluku Terkini

Warga Maluku Ramai-ramai Tanam Cabai dan Bawang Merah tuk Tekan Inflasi

Warga Maluku ramai-ramai tanam cabai dan bawang untuk menekan laju inflasi.

Tanita
Gerakan tanam cabai dan bawang merah untuk menekan laju inflasi di lokasi kelompok Tani Mutiara Universitas Pattimura, Selasa (20/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga Maluku ramai-ramai tanam cabai dan bawang untuk menekan laju inflasi.

Hari ini, Selasa (20/9/2022), 166,4 hektar lahan di Maluku secara serentak ditanami Cabai dan Bawang Merah.

Penanaman cabai dan bawang merah itu merupakan rangkaian Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang juga dilakukan secara serentak di 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku.

Kepala Dinas Pertanian Maluku, DR Ilham Tauda mengatakan Pencanangan Gerakan Tanam Cabai dan Bawang Merah ini untuk menekan laju inflasi di Maluku.

"Pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden dan arahan Bapak Gubernur agar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) segera mengambil langkah-langkah penanganan inflasi khususnya komoditas pangan," kata Tauda di lokasi kelompok Tani Mutiara Universitas Pattimura, Selasa (20/9/2022).

Lanjutnya, tak hanya penanaman cabai dan bawang merah, Dinas Pertanian juga telah melakukan Operasi Pasar bersama TPID Maluku.

Gerakan tanam cabai dan bawang merah untuk menekan laju inflasi di lokasi kelompok Tani Mutiara Universitas Pattimura, Selasa (20/9/2022).
Gerakan tanam cabai dan bawang merah untuk menekan laju inflasi di lokasi kelompok Tani Mutiara Universitas Pattimura, Selasa (20/9/2022). (Tanita)

Baca juga: TP PKK Ambon Diminta Tak Banyak Beli Cabai untuk Tekan Inflasi

Serta peningkatan luas tanam di sentra produksi serta pembinaan melalui penyuluh pertanian.

"Untuk mengatasi kondisi ini sesuai arahan Bapak Gubernur maka berbagai upaya telah ditempuh oleh Dinas Pertanian, diantaranya operasi pasar bersama TPID yang juga melibatkan para distributor bahan pangan khususnya bahan pangan penyumbang inflasi seperti Bawang Merah, kangkung, Cabai, Beras, minyak goreng dan telur yang dijual dibawah harga pasar. Selain itu juga dilakukan peningkatan luas tanam di sentra produksi serta pembinaan melalui penyuluh pertanian," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGPP) Provinsi Maluku Hadi Basalamah mengakui cabai dan bawang merah jadi salah satu komoditi pemicu inflasi di Maluku.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved