Breaking News:

Maluku Terkini

Warga Kecewa, Pemkab Bursel Pilih Rayakan Ultah Safitri Malik Saat Kepala Madan Dikepung Banjir

Warga mengeluhkan minimnya bantuan dari pemerintah hingga lebih memilih rayakan ualang tahun bupati.

Penulis: Andi Papalia | Editor: Salama Picalouhata
Kolase foto/ Andi
Warga Kepala Madan kecewa pemerintah pilh rayakan ulang tahun Bupati Buru Selatan saat mereka dikepung banjir. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Andi Papalia

NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Korban banjir di Kecamatan Kepala Madan, Buru Selatan, Maluku, mengeluhkan minimnya bantuan pemerintah.

Pasalnya, dari banjir pekan lalu hingga hari ini, Selasa (20/9/2022), pemerintah belum memberikan bantuan apapun.

Salah satu warga Desa Pasir Putih di Kecamatan Kepala Madan, La Anuardin cap pemerintah acuh saat warganya dilanda bencana banjir.

BAhkan dia menyevut, rupanya pemerintah lebih memilih merayakan ulang tahun Bupati Buru Selatan, Safitri Malik daripada memperhatikan warganya yang sedang dikepung banjir.

"Seharusnya Pemda Bursel tidak menutup mata terkait bencana alam yang menimpa masyarakat di Desa Biloro, Desa Waepandan, Desa Air Ternate dan Desa Waeha, Kecamatan Kepala Madan, karena berdasarkan undang-undang darurat bencana, tidak harus menunggu laporan jika mau tanggap darurat bencana alam, tapi sampai sekarang belum ada bantuan yang diberikan," kata Anuardin.

Baca juga: Talud Cebol, Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga di Desa Waepandan – Buru Selatan

Baca juga: 40 Rumah Warga Desa Airternate Buru Selatan Terendam Banjir

Dia mengungkapkan, bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Kepala Madan sudah beberapa hari terjadi, namun pemerintah daerah belum berbuat apa-apa.

"Masyarakat terdampak banjir bukan dari luar Kabupaten Bursel, untuk itu pemerintah daerah harus batul-betul peduli dengan kondisi tersebut," ujarnya.

Ia juga meminta DPRD Bursel agar segera memanggil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bursel, sebab hingga saat ini tak memperhatikan kondisi masyarakat di Kepala Madan yang terkena banjir.

"Anggota DPRD khususnya Dapil Kepala Madan-Leksula, segera memanggil BPBD, karena sampai sekarang mereka tidak turun untuk melakukan peninjauan lokasi banjir, serta memberikan bantuan," pintah Anuardin.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved