Breaking News:

Maluku Terkini

Dinkes Maluku Luncurkan Tiga Program Baru, Orno Harap Pelayanan ke Pasien Lebih Baik

Ketiganya yakni Ambulance Gawat Darurat (ABG) 119, Telemedicine Andalan Untuk Maluku Yang Terintegrasi (Teman MI) dan Toma

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Pemprov Maluku
Dinkes Maluku Luncurkan Tiga Program Baru 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Gubernur Provinsi Maluku, Barnabas Nataniel Orno apresiasi tiga program baru yang diluncurkan Dinas Kesehatan Maluku.

Ketiganya yakni Ambulance Gawat Darurat (ABG) 119, Telemedicine Andalan Untuk Maluku Yang Terintegrasi (Teman MI) dan Toma Maju Mangente Ale di RSUD dr. M. Haulussy oleh petugas kesehatan.

Menurutnya ketiga program baru Dinkes ini harus terus mengedepankan pelayanan ke pasien.

"Jadikan pasien sebagai raja. Layani mereka sebaik-baiknya manusia. Dan saya suka dengan program ini. Semoga pelayanan kesehatan kita kedepan lebih baik lagi," kata Barnabas Orno saat membuka kegiatan launcing tiga program aksi perubahan yang di gelar di Hotel Grand Avira Ambon, Senin (19/9/2022).

Lanjutnya, tiga program ini telah dikaji matang oleh para dokter maupun tenaga kesehatan lainnya. 

Orno pun berharap ada perubahan penting guna terwujudnya pelayanan kesehatan yang lebih baik pasca peluncuran tiga program ini.

Baca juga: Soal Dosen Unpatti Pukul Mahasiswa, Sekjur IPS; Kalau Benar Kita Proses

Baca juga: Munadi Herlambang Ajak Guru SD di Maluku Jadi Pelopor Keselamatan Lalu Lintas, Ini Tujuannya

"Nah, sistem ini harus dirubah. Mestinya buat program dulu baru kita hitung anggaran, jika tidak gol nya tidak bisa terukur. Saya senang ada inovasi seperti ini. Dan saya minta Pak Kadis Kesehatan dr Zulkarnain bisa menjadikan tiga program ini sebagai program unggulan di Dinkes Maluku," harapnya.

Sementara itu, Dokter Mega Aziza mengatakan, Ambulance Gawat Darurat 119 adalah inovasi untuk membantu masyarakat saat dalam posisi darurat.

“Dan untuk saat ini kami baru punya satu di provinsi tapi kami sedang berupaya untuk di semua kabupaten/kota juga harus punya Ambulance Gawat Darurat 119,” kata Dokter Mega kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Sementara inovasi Telemedecine Andalan untuk Maluku yang Terintegrasi oleh Dokter Faradilla Attamimi, ini dibuat untuk mengantisipasi masyarakat di daerah terpencil yang belum tersentuh pelayanan kesehatan secara lengkap.

“Jalannya adalah kita buka telemedisi, dan telemedisi ini bukan seperti Halodoc yang langsung dengan masyarakat tidak, tapi langsung antara dokter dengan dokter jadi masyarakat cukup ke puskesmas lalu dokter disana yang menilai disana mereka butuh dokter spesialis atau tidak. Jadi kalau sudah diketahui lalu dari puskesmas tinggal menghubungi dokter spesialis yang ada di Ambon, setelah itu konsultasi dengan dokter spesialis,” jelas Faradilla.

Lima dokter spesialis pun telah siap dalam menjalankan inovasi tersebut.

Yakni, dokter spesialis penyakit dalam, anak, mata, jantung, dan kesehatan jiwa.

Terkahir, untuk program Toma Majo Mangente Ale di RSUD Haulussy oleh Dokter Elna Anakotta adalah inovasi dengan memperkenalkan pelayanan kesehatan secara langsung ke masyarakat melalui jemput bola.

“Kami layani langsung ke rumah dengan pelayanan yang rapi untuk memperkenalkan pelayanan yang langsung menyentuh jemput bola ke masyarakat,” tandas Dokter Elna. (*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved