Breaking News:

Maluku Terkini

Wakil Rakyat Nilai Proyek Air Baku Mahia Asal-asalan

Menurut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Rovik Afifudin meskipun secara teknis telah dinyatakan selesai, namun pengerjaan proyek air baku Mahia

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/Mesya
Anggota DPRD Maluku, Rovik Akbar Afifuddin Nilai Proyek Air Baku Mahia Asal-asalan 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - DPRD Maluku menilai proyek air baku Dusun Mahia, Desa Urimessing, Kecamatan Nusaniwe dikerjakan asal-asalan.

Menurut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Rovik Afifudin meskipun secara teknis telah dinyatakan selesai, namun pengerjaan proyek air baku Mahia tak menghasilkan sumber air yang layak konsumsi.

"Walaupun proyek tersebut dinyatakan selesai secara teknis namun jika air tidak mengalir bagi saya itu belum selesai, maka akan kami desak jaksa mengusut sampai tuntas proyek abal-abal tersebut," kata Afifudin, Senin (19/9/2022).

Lanjutnya, diketahui, mata air yang diambil malah dari Negeri Tuni.

Sementara ada empat galian yang dikerjakan pihak terkait.

Padahal anggaran yang dipakai tak sedikit, yakni sebesar 1,3 Miliar proyek dari tahun 2020.

Baca juga: Lowongan Kerja PT Pelni Rekrutmen Pegawai Laut Kontrak, Perndaftaran 19-30 September 2022

Baca juga: Meski Lulus Seleksi, 9 Orang Calon PPPK Malteng Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

"Selaku Legislator Dapil Kota Ambon saya tetap menginginkan pekerjaan air baku di mahia dapat dituntaskan," tandas Afifudin.

Afifudin berharap, proyek tersebut diselesaikan selayaknya, dan harus sesuai dengan kebutuhan masuarakat

"Saya tetap pada prinsip bahwa pekerjaan yang dilakukan harus benar benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved