Breaking News:

Info Daerah

Meski Lulus Seleksi, 9 Orang Calon PPPK Malteng Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat telah menerima salinan keputusan tentang penetapan nomor induk PPPK

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
sscasn.bkn.go.id.
Ilustrasi CPNS dan PPPK 2021 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Hasil seleksi berkas 164 calon pegawai pemerintah dengan  Perjanjian Kerja (PPPK) khususnya formasi Guru SD dan SMP di Kabupaten Maluku Tengah  telah menemui titik terang.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah lewat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat telah menerima salinan keputusan tentang penetapan nomor induk PPPK dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Hal itu ditindaklanjuti dengan pengumuman hasil penetapan nomor induk PPPK oleh Pemerintah Daerah.

Namun, dari 164 calon PPPK 2021 telah lulus seleksi kompetensi, 9 diantaranya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) setelah berkas persyaratan ke-164 calon PPPK diteliti BKN.

"Dari 165 (Calon PPPK lulus seleksi) 9 kan Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," ujar Kepala BKPSDM Sah Alim Latuconsina di ruang kerjanya, Masohi, Senin (18/9/2022).

Latuconsina menjelaskan, dari sembilan calon PPPK yang TMS tersebut dua diantaranya memiliki ijazah tidak linier dengan persyaratan.

Sementara tujuh orang lainnya memiliki ijazah D3 dan  bukan strata satu (S1).

"Tidak memenuhi syarat itu ada yang memiliki klasifikasi ijazah hanya D3 dan ijazah tidak linier misalnya yang dibutuhkan lulusan agama tapi lulusan pendidika lain," jelasnya.

Proses pengangkatan PPPK melalui tiga tahap.

Baca juga: Polisi Dalami Motif Kematian Mahasiswa Unpatti

Baca juga: Sejumlah Pengendara di Masohi Ditilang Karena Tak Punya SIM

Tahap pertama adalah calon pendaftar sebelumnya harus memenuhi enam persyaratan salah satunya telah terdata pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Selain itu Pendidikan terakhir guru yang mendaftar seleksi PPPK 2021 adalah Strata 1 (S1) atau Diploma IV (D4) dengan program studi (prodi) atau jurusan yang relevan sesuai mata pelajaran yang diajarkan dalam kurikulum.

Syarat-syarat tersebut didaftarkan secara online.

Namun Sayangnya, ke-164 orang yang dinyatakan lulus kompetensi itu telah melewati syarat administratif akan tetapi saat pemberkasan syarat fisik dinyatakan tidak memenuhi syarat.

"Persoalan kenapa tak memenuhi persyaratan tapi bisa ikut seleksi bukan weweng kami (BKPSDM) karena mereka mulai tahap administrasi hingga seleksi kompetensi bukan lewat kami tapi lewat Provinsi," tandas Latuconsina.

Latuconsina mengakui setelah pengumuman hasil penetapan nomor induk PPPK mereka yang TMS telah menghubunginya untuk minta penjelasan.

"Ada yang hubungi kami meminta penjelasan dan kami jelaskan apa adanya," tutup Latuconsina. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved