Breaking News:

Maluku Terkini

Warga Adat Toinaman Maluku Kecewa, Gagal Bertemu Jokowi Sampaikan Aspirasi, Akan Lakukan Ini

Sejumlah warga tetap ingin membentangkan spanduk berisi pesan yang memang sudah mereka siapkan sebelumnya. Namun aparat melarang.

dok. istimewa
Warga Adat Toinaman dilarang aparat bentangkan spanduk aspirasi saat Presiden Jokowi melintas. Mereka pun berencana membuat surat terbuka untuk Jokowi atas apa yang dialaminya. 

TRIBUNAMBON.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Maluku, antara lain ke Pulau Moa. Namun kunjungan Jokowi sempat diwarnai aksi represif aparat keamanan setempat.

Kepala Dusun Toinaman, Silas Tutupahar mengatakan mulanya mereka berencana menyambut kedatangan kepala negara tersebut lantaran senang pertama dalam sejarah, seorang presiden menginjakkan kaki di wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia tersebut.

Namun sejumlah aparat melarang mereka untuk membentangkan spanduk saat rombongan presiden melintas.

"Kedatangan Bapak Presiden ini mengobati kerinduan kami. Jadi di kesempatan yang baik ini, kami juga ingin sampaikan aspirasi kami kepada Bapak Presiden supaya tidak hanya dengar dari apa yang disampaikan pejabat pemerintah daerah, tetapi juga mendengar langsung dari masyarakat," ungkap Silas dalam keterangannya, Jumat (17/9/2022).

Baca juga: Tahun Depan, Maluku akan Punya 24 Kapal Perintis

Baca juga: Berlaku Mulai 22 September 2022, Berikut Titik Tilang Elektronik alias ETLE di Kota Ambon

Baca juga: Polda Maluku Pastikan Proses Kasus Suami Istri Polisi Saling Lapor KDRT dan Perselingkuhan

Sejumlah warga tetap ingin membentangkan spanduk berisi pesan yang memang sudah mereka siapkan sebelumnya. Namun aparat melarang dan disebut bertindak represif kepada warga adat 7 mata rumah Toinaman Kota Tiakur tersebut.

Mereka pun berencana membuat surat terbuka untuk Jokowi atas apa yang dialaminya.

"Kami akan membuat surat terbuka kepada Bapak Presiden Joko Widodo di Jakarta atas semua yang kami alami di Toinaman kota Tiakur Kabupaten Maluku Barat Daya," pungkas Silas.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved