Breaking News:

Pedagang Mardika Diperas

HIPMI Tegaskan Pengganti Sementara Azis Tunny adalah Hamka Karepesina, Bukan Body Mailuhu

Untuk masalah Azis Tunny tak ada istilah penjabat lain di HIPMI seperti Body Mailuhu, yang ada hanya Plt. Hamka Karepesina.

Mesya
Wakil Ketua BPP HIPMI, Boy Sangadji saat diwawancarai terkait polemik jabatan pengganti sementara Ketua Umum HIPMI Maluku, Azis Tunny, Sabtu (17/9/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tegaskan Hamka Karepesina adalah Pelaksana Tugas (Plt) yang menggantikan sementara posisi Azis Tunny sebagai Ketua Umum.

Menurut Wakil Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Boy Sangadji, untuk masalah Azis Tunny tak ada istilah penjabat lain di HIPMI seperti Body Mailuhu, yang ada hanya Plt. Hamka Karepesina.

“Untuk persoalan Azis Tunny, tidak ada penjabat lain di HIPMI, yang kita tahu adalah Plt. Hamka Karepesina,” kata Boy Sangadji kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022) malam.

Dijelaskan, ketegasan ini disampaikan karena surat penunjukan yang dikeluarkan Ketua HIPMI Maluku, Aziz Tunny nomor 001/KETUM/BPBD-HIPMI-MALUKU/IX/22 telah ditembuskan ke BPP HIPMI.

Baca juga: Azis Tunny Diduga Peras Pedagang, HIPMI Maluku Minta Maaf

Baca juga: Terlibat Masalah Hukum, Azis Tunny Tunjuk Hamka Karepesina jadi Plt Ketua HIPMI Maluku

Jika ada pihak lain yang mengaku sebagai penjabat, Sangadji memastikan itu hanyalah perbedaan pendapat saja.

“Hanya Azis Tunny sebagai ketua umum dan pelaksana tugas sementara adalah Hamka Karepesina,” ungkapnya.

Boy Sangadji juga menyatakan tidak ada polemik untuk persoalan di internal HIPMI sendiri.

Sementara itu, Plt. Hamka Karepesina mengaku akan mengkonsolidasikan dan menjalankan mandatnya dengan baik.

“Setelah mandat itu saya terima, saya lebih menkosolidasikan organisasi dan kemudian saya harus bagaimana menjalankan mandat itu. Karena HIPMI adalah mitra pemerintah, jadi saya pikir saya mengkolaborasikan dan mensinergikan antara HIPMI dan pemerintah,” tandasnya.

Diberitakan, beredar sebuah rekaman suara pengakuan seorang perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih hingga ratusan juta rupiah oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Asiz Tunny.

Rekaman suara berdurasi 16 menit 26 detik itu memperdengarkan percakapan antara Alham Valeo alias Abang Al yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA) dengan seorang yang mengaku orang dekatnya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Al mengaku, Azis Tunny berdalih akan menyetor uang tersebut ke Gubernur Murad agar memberikan izin pembangunan lapak di atas trotoar.

Tak hanya itu, uang yang ditagih juga disebutkan, dipakai untuk keperluan pribadi, saat Azis tengah mengurusi pemilihan HIPMI.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved