Breaking News:

Maluku Terkini

Wakil Rakyat Soroti Minimnya Fasilitas SPBU Khusus Nelayan di Maluku

Kurangnya Fasilitas SPBU Khusus Nelayan di Maluku itu ditemui saat melakukan kunjungan-kunjungan ke daerah-daerah.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Mesya Marasabessy
Anggota Komisi II DPRD Maluku, Halimun Saulatu. Minimnya fasilitas SPBU khusus nelayan. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Anggota Komisi 2 DPRD Maluku, Halimun Saulatu menyayangkan kurangnya fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di daerah-daerah di Maluku.

Kurangnya Fasilitas SPBU Khusus Nelayan di Maluku itu ditemui saat melakukan kunjungan-kunjungan ke daerah-daerah.

“Saya sering turun ke masyarakat dan hampir semua masyarakat yang ada di Kabupaten kota di maluku mengeluhkan minyak untuk melakukan aktivitas nelayan,” kata Halimun kepada TribunAmbon.com, Sabtu (16/9/2022).

Halimun menjelaskan, para nelayan mengeluhkan susahnya membeli di SPBU biasa lantaran ada pelarangan menggunakan Jerigen saat pembelian.

Hal itu pun, kata Halimun, telah disampaikan ke Pihak Pertamina.

“Salah satu poin yang saya bilang terkait keluhan masyarakat terutama nelayan dalam mencari minyak. Saya meminta dengan tegas kepada Pertamina untuk bagaimana distribusi kepada mereka itu dipermudah. Selain itu bagaiamana mereka bisa mendapat minyak itu secara baik,” tambahnya.

Baca juga: Partai Demokrat Maluku Tengah Buka Pendaftaran Calon Anggota Legislatif

Baca juga: Jadi Berkelas dan Anggun, Nobby Hadir di MCM Ambon dengan Koleksi Limited Edition

Lanjutnya, Nelayan dapat membeli dengan jerigen di SPBU biasa namun harus meminta surat keterangan dari Dinas Perikanan di Kabupaten/Kota.

Namun menurutnya hal itu kurang efektif lantaran Provinsi Maluku terdiri dari pulau-pulau.

“Tadi jawaban pertamina itu telah dikeluarkan kebijakan kepada Nelayan meminta saja surat keterangan dari Dinas Perikanan di Kabupaten kota untuk dibawa ke SPBU untuk mendapat minyak untuk aktifitas nelayan mereka. Tetapi tidak cukup sampai disitu, saya juga ingin memberi catatan, ada nelayan-nelayan yang tinggal di daerah luar yang cukup jauh jangkauannya ke ibu Kota Kabupaten,” jelasnya.

Dia berharap pihak Pemerintah maupun Pertamina bisa segera mengatasi hal itu.

“Karena itu, Pertamina juga harus memikirkan mereka bagaimana mendapat minyak dan pertamina tadi memberi garansi akan mencari jalan untuk membantu nelayan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved