Breaking News:

Maluku Terkini

Resmi Jadi Ketua HIPMI Maluku, Body Mailuhu Sebut Penunjukan Hamka Karepesina Cacat Prosedur

Mestinya dilakukan dalam rapat yang dihadiri seluruh anggota HIPMI Maluku. Bahkan, lanjut dia, hingga saat ini BPD HIPMI Maluku belum menerima surat p

Editor: Adjeng Hatalea
Istimewa
Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Body Mailuhu menyebutkan, penunjukan Hamka Karepesina sebagai Plt menggantikan Azis Tunny cacat prosedur. 

TRIBUNAMBON.COM - Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Body Mailuhu menyebutkan, penunjukan Hamka Karepesina sebagai Plt menggantikan Azis Tunny cacat prosedur.

Body Mailuhu menerangkan, penunjukan itu dilakukan secara sepihak antara Azis Tunny dan Hamka Karepesina.

Mestinya dilakukan dalam rapat yang dihadiri seluruh anggota HIPMI Maluku.

Bahkan, lanjut dia, hingga saat ini BPD HIPMI Maluku belum menerima surat penunjukan itu.

“Kita sampai sekarang belum menerima penunjukan surat dari Saudar Hamka sebagai Plt, dan itu tidak organisatoris. Penunjukan itu harus dalam rapat sehingga itu cacat prosedur. Itu pengangkatan sepihak,” terangnya.

Sebelumnya, Hamka Karepesina mengaku telah ditunjuk sebagai Plt. HIPMI Maluku menggantikan sementara posisi Azis Tunny.

Penunjukan itu berdasarkan surat mandat yang dikeluarkan Ketua HIPMI Maluku, Aziz Tunny nomor 001/KETUM/BPBD-HIPMI-MALUKU/IX/22.

Diberitakan, beredar sebuah rekaman suara pengakuan seorang perwakilan pedagang di Pasar Mardika Ambon, Alham Valeo yang ditagih hingga ratusan juta rupiah oleh Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku, Asiz Tunny.

Rekaman suara berdurasi 16 menit 26 detik itu memperdengarkan percakapan antara Alham Valeo alias Abang Al yang merupakan Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA) dengan seorang yang mengaku orang dekatnya Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Baca juga: Bukan Hamka Karepesina, Posisi Azis Tunny sebagai Ketua HIPMI Maluku Diganti Body Mailuhu

Al mengaku, Azis Tunny berdalih akan menyetor uang tersebut ke Gubernur Murad agar memberikan izin pembangunan lapak di atas trotoar.

Tak hanya itu, uang yang ditagih juga disebutkan, dipakai untuk keperluan pribadi, saat Azis tengah mengurusi pemilihan HIPMI.

Buntut masalah itu, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) se-Maluku nyatakan mosi tidak percaya kepada Ketua HIPMI Maluku, Azis Tunny.

Melalui konferensi pers di Basnup Cafe Ambon, Senin (12/9/2022), mereka juga meminta Azis Tunny segera mundur dari jabatan Ketua HIPMI Maluku.(*)

Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved